Notification

×

Iklan

Identitas Minangkabau Tidak Lengkap Tanpa Silek

Minggu, 19 September 2021 | 20:05 WIB Last Updated 2021-09-19T13:05:06Z

Gubernur Mahyeldi menghadiri festival batajau silek tuo di Nagari Sungai Sariak, Padang Pariaman.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendorong seni bela diri tradisional untuk dilestarikan karena tanpa silek identitas Minangkabau menjadi tidak lengkap.


"Salah satu ciri dan identitas Minangkabau adalah silek. Jika itu punah, maka identitas Minangkabau itu menjadi kurang lengkap," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menghadiri Festival Batajau Silek Tuo di Nagari Sungai Sariak, Padang Pariaman, Minggu 19 September 2021.


Selain sebagai pagar diri dan pagar nagari, silek menurutnya adalah salah satu piranti untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mental orang Minang sehingga tidak gagap ketika turun ke 'gelanggang ramai'.


Karena itu pemerintah daerah harus mengambil peran untuk membantu tuo-tuo silek agar bisa fokus untuk menurunkan ilmu pada akan dan kemenakannya.


Ia mengapresiasi kegiatan festival yang mengambil tema silek tuo tersebut sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan dan mengajak generasi muda untuk belajar khasanah budaya Minang tersebut.


Festival Batajau Silek diikuti 15 sasaran silek Padang Pariaman dan dihadiri oleh belasan tuo-tuo silek.


Festival tersebut digelar untuk mengantisipasi kurangnya minat anak kemenakan di Minangkabau mempelajari seni beladiri tradisional silek tuo. (adpim)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update