Notification

×

Iklan

30 WBP Rutan Padang Jalani Tes Urine, Semua Negatif

Selasa, 22 September 2026 | 21:49 WIB Last Updated 2026-09-22T14:49:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Padang, Sumatera Barat, kembali memperketat pengawasan terhadap potensi peredaran narkotika dengan menggelar tes urine secara mendadak terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Sebanyak 30 WBP dipilih secara acak untuk menjalani pemeriksaan urine pada Senin malam. Tes tersebut dilakukan setelah Rutan Padang bersama aparat penegak hukum melaksanakan razia gabungan di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Padang, Mai Yudiansyah, mengatakan seluruh WBP yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba.

“Sebanyak 30 warga binaan menjalani tes urine secara acak dan mendadak malam tadi. Hasil pemeriksaan seluruhnya negatif,” ujar Mai Yudiansyah di Padang, Selasa.

Ia menyebut razia melibatkan unsur kepolisian, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, dan TNI. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di dalam rutan.

Menurut Mai, hasil tes urine dapat menjadi salah satu indikator dalam memantau kondisi keamanan serta potensi masuknya narkoba ke lingkungan pemasyarakatan.

“Apabila ada warga binaan yang hasil urinenya positif narkoba, tentu hal tersebut dapat menjadi indikasi masih adanya peredaran narkotika di dalam rutan,” katanya.

Meski seluruh WBP yang diperiksa menunjukkan hasil negatif, pihak Rutan Padang memastikan pengawasan akan terus dilakukan dan tidak akan dikurangi.

Selain terhadap warga binaan, pemeriksaan serupa juga dilakukan kepada 20 pegawai Rutan Padang yang dipilih secara acak. Hasilnya, seluruh pegawai yang menjalani tes urine juga dinyatakan negatif.

Mai menambahkan, saat ini jumlah penghuni Rutan Padang mencapai sekitar 990 orang. Sekitar 60 persen di antaranya merupakan warga binaan yang menjalani hukuman atau proses hukum terkait kasus narkotika.

Kondisi tersebut, menurut dia, membuat pengawasan terhadap potensi penyelundupan narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan. Berbagai kemungkinan modus masuknya narkotika ke dalam rutan tetap perlu diantisipasi.

Karena itu, Rutan Padang secara berkala menggelar razia bersama aparat penegak hukum dan melaksanakan tes urine pada waktu tertentu sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus menutup peluang masuk dan beredarnya narkotika di lingkungan Rutan Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update