Notification

×

Iklan

Wapres Gibran Jenguk Korban Banjir Solok

Minggu, 27 September 2026 | 02:45 WIB Last Updated 2026-09-26T19:45:00Z

Wapres Gibran didampingi Gubernur Mahyeldi dan Wagub Vasko membezuk korban galodo di RSUD Arosuka. 

Solok, Rakyatterkini.com — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi sejumlah warga yang menjadi korban banjir bandang dan masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan saat Wapres meninjau sejumlah lokasi yang terdampak bencana di wilayah Arosuka.

Gibran tiba di RSUD Arosuka sekitar pukul 11.55 WIB. Ia didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy. Setibanya di rumah sakit, Wapres terlebih dahulu mendatangi poli bedah sebelum melanjutkan kunjungan ke ruang rawat inap.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan belasungkawa atas warga yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Solok. Ia juga meminta agar para korban yang mengalami luka mendapat pelayanan dan perawatan medis secara maksimal hingga kondisi mereka membaik.

Gubernur Sumbar Mahyeldi yang turut mendampingi Wapres kemudian menyempatkan diri menemui sejumlah pasien yang masih menjalani perawatan. Ia mendoakan agar para korban segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Semoga segera diberikan kesembuhan, dimudahkan proses pengobatannya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta beraktivitas seperti biasa,” kata Mahyeldi.

Direktur RSUD Arosuka Kabupaten Solok, Jebnoka Levismon, menyebutkan sebanyak 10 warga terdampak banjir bandang telah mendapat penanganan di rumah sakit tersebut.

Dari total tersebut, dua pasien masih menjalani rawat inap di RSUD Arosuka. Sementara dua pasien lainnya telah dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang. Satu pasien meninggal dunia, sedangkan lima pasien lainnya sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan secara rawat jalan.

Dua korban yang masih dirawat di RSUD Arosuka adalah Ulil Amri (34) dan Fitrianita (54). Keduanya mengalami patah tulang pada bagian tangan sehingga masih membutuhkan penanganan medis sebelum dapat kembali beraktivitas normal.

Sementara itu, dua korban yang dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang yakni Affan Alqadri (26) dan Muhammad Nurzan (57). Keduanya telah mendapat perawatan dan menjalani operasi.

“Pasien kita yang di M. Djamil saat ini sudah ditangani, sudah melewati operasi. Sedangkan untuk pasien yang dirawat di sini, juga sudah kita berikan tindakan medis,” ujar Jebnoka.

Satu korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut diketahui bernama Daffi Arrahman (21).

Adapun lima pasien yang telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan di rumah masing-masing adalah Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45), Sinol (32), dan Frengky (27).

Jebnoka berharap kondisi seluruh korban yang masih mendapatkan perawatan terus membaik sehingga dapat segera kembali menjalani kegiatan sehari-hari.

“Mari kita doakan bersama-sama semoga keluarga kita, sanak kita ini cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update