Jakarta, Rakyatterkini.com – Informasi mengenai sejumlah kendaraan yang disebut mengalami gangguan setelah mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU beredar di media sosial. Dalam sejumlah video yang tersebar, pemilik kendaraan mengaku mengalami masalah setelah melakukan pengisian bahan bakar.
Informasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Pertamina Patra Niaga. SBM Sumatera Barat Fuel Pertamina Patra Niaga, Faris Aceriza, membenarkan pihaknya telah mengetahui adanya laporan yang beredar di media sosial.
Menurut Faris, Pertamina telah melakukan pemetaan serta pemeriksaan awal untuk menelusuri informasi tersebut. Tim juga telah mendatangi sejumlah bengkel di wilayah Bukittinggi guna melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang dilaporkan mengalami kendala.
“Betul ada beberapa informasi di media sosial yang menyebutkan kendala pada kendaraan. Saat ini kami sudah mapping,” ujar Faris.
Dalam proses pemeriksaan, tim Pertamina turut meminta sampel BBM yang masih berada di dalam tangki kendaraan milik konsumen. Sampel tersebut kemudian diperiksa untuk mengetahui kondisi dan kesesuaiannya.
Selain mengambil sampel dari kendaraan, Pertamina juga mengecek produk BBM yang tersedia di sejumlah SPBU untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi yang ditetapkan.
“Untuk hasil sampel sementara aman,” kata Faris.
Meski demikian, hingga kini Pertamina menyatakan belum mendapatkan laporan keluhan secara langsung dari konsumen kepada pihak SPBU terkait persoalan tersebut.
Pertamina juga telah mengingatkan pengelola SPBU agar mengikuti prosedur pelayanan dalam menerima dan menangani keluhan pelanggan. Setiap pengaduan konsumen harus ditindaklanjuti paling lambat dalam waktu 1 x 24 jam serta didokumentasikan melalui formulir keluhan konsumen.
Bagi masyarakat yang mengalami kendala kendaraan atau ingin menyampaikan pengaduan, Pertamina menyediakan kanal resmi melalui layanan 135.
“Apabila terdapat keluhan konsumen juga dapat menghubungi 135 sebagai kanal resmi kami,” ujar Faris.
Pertamina masih melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan penyebab persoalan kendaraan yang informasinya beredar di media sosial tersebut.(da*)


