Notification

×

Iklan

FK Unand dan RS M. Djamil Perkuat Sinergi

Selasa, 08 September 2026 | 08:46 WIB Last Updated 2026-09-08T01:46:00Z

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan rumah sakit

Padang, Rakyatterkini.com – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan rumah sakit pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan medis di masa depan.

Komitmen tersebut kembali terlihat dalam perayaan Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) yang digelar di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Senin (7/9/2026). Jajaran manajemen Rumah Sakit M. Djamil turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari hubungan kemitraan antara kedua institusi.

Rombongan RS M. Djamil dipimpin Direktur Utama dr. Dovy Djanas, bersama Direktur Medik dan Keperawatan dr. Bestari Jaka Budiman.

Mengangkat tema “Terkemuka dan Bermartabat”, peringatan Dies Natalis menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk melihat kembali perjalanan FK Unand selama 71 tahun. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Dovy Djanas menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi terhadap kiprah FK Unand selama lebih dari tujuh dekade.

“Atas nama keluarga besar RS M. Djamil, kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-71 kepada Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Semoga FK Unand semakin terkemuka dan bermartabat serta terus menjadi institusi pendidikan kedokteran yang menghasilkan sumber daya manusia kesehatan unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Dovy.

Menurutnya, keberadaan FK Unand memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Dalam hal ini, RS M. Djamil sebagai salah satu rumah sakit pendidikan utama memiliki hubungan yang erat dengan FK Unand dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi calon dokter.

Dovy menjelaskan, fungsi rumah sakit tidak sebatas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit pendidikan juga menjadi lingkungan penting bagi mahasiswa dan tenaga medis untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan klinis.

“RS M. Djamil dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas memiliki hubungan yang sangat erat. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan dan pengembangan ilmu kedokteran. Karena itu, sinergi antara institusi pendidikan dan rumah sakit harus terus kita perkuat,” ujarnya.

Perayaan Dies Natalis ke-71 FK Unand diawali dengan sidang terbuka serta orasi ilmiah yang dipimpin Dekan FK Unand, dr. Sukri Rahman.

Sejumlah agenda akademik turut mewarnai kegiatan tersebut. Ketua Senat FK Unand, dr. Bobby Indra Utama, menyampaikan orasi ilmiah, sementara kuliah tamu menghadirkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. dr. Anna Rozaliyani.

Kegiatan itu juga dihadiri Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi bersama jajaran pimpinan universitas, alumni, serta para tamu undangan.

Dovy menilai perkembangan sektor kesehatan yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama yang lebih luas. Tidak hanya antara rumah sakit dan perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan pemerintah, akademisi, peneliti, serta organisasi profesi.

“Ke depan, tantangan pelayanan kesehatan akan semakin kompleks. Kita membutuhkan dokter, tenaga kesehatan, peneliti, dan akademisi yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, dan kepedulian terhadap masyarakat. Inilah yang harus terus kita bangun bersama,” ungkapnya.

Ia berharap bertambahnya usia FK Unand dapat diikuti dengan semakin berkembangnya penelitian, inovasi di bidang medis, dan kerja sama klinis antara dunia pendidikan dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Semoga hubungan yang telah terjalin dengan baik antara FK Unand dan RS M. Djamil semakin kuat. Kita ingin bersama-sama melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, mengembangkan inovasi dan penelitian yang bermanfaat, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, dan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat,” tutur Dovy.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update