Padang, Rakyatterkini.com — Universitas Andalas (Unand) diharapkan dapat memainkan peran yang lebih strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Sumatera Barat.
Perguruan tinggi dinilai tidak cukup hanya berfokus pada pendidikan dan mencetak lulusan, tetapi juga perlu memperkuat fungsi sebagai pusat penelitian, inovasi, serta pengembangan teknologi energi.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri kegiatan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Universitas Andalas, Padang.
Mahyeldi menyebut Sumatera Barat mempunyai sejumlah sumber energi terbarukan yang potensial untuk dikembangkan, seperti energi surya dan angin.
Namun, menurutnya, potensi tersebut membutuhkan dukungan penelitian, investasi, teknologi, dan tenaga ahli agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia pun mendorong Unand menjadi salah satu tempat berkembangnya berbagai gagasan serta inovasi terkait energi masa depan. Mahasiswa, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, melainkan ikut menghasilkan berbagai solusi yang sesuai dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin setelah hari ini lahir banyak kolaborasi antara Pertamina, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan dunia usaha,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Rektor Unand Efa Yonnedi menekankan pentingnya hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan sektor industri. Menurutnya, sinergi tersebut dibutuhkan agar kampus dapat berkontribusi lebih besar dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
Efa mengatakan mahasiswa dan civitas akademika perlu mengambil bagian sebagai peneliti, inovator, maupun penggerak perubahan untuk menghasilkan terobosan yang dapat membantu mengatasi persoalan perubahan iklim.
Pelaksanaan PGTC 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan kapasitas akademik Unand dengan kebutuhan dunia industri. Kerja sama yang terbangun diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk penelitian dan inovasi yang menghasilkan solusi nyata, khususnya untuk memperkuat ketahanan energi di Sumatera Barat.(da*)


