Notification

×

Iklan

59 Warga Padang Panjang Terima Bantuan ATENSI

Minggu, 06 September 2026 | 09:29 WIB Last Updated 2026-09-06T02:29:00Z

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI ke 59 Warga

Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Sebanyak 59 warga Padang Panjang menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Jumat (4/9/2026).

Program ATENSI ditujukan bagi penyandang disabilitas maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial agar mampu menjalankan aktivitas sosial secara lebih baik sekaligus meningkatkan kemandirian.

Untuk penerima dari kelompok penyandang disabilitas, bantuan yang diberikan meliputi penyangga kaki, kursi roda anak, kursi roda multifungsi, kursi roda standar, alat bantu dengar, hingga kaki palsu.

Sementara penerima lainnya memperoleh sejumlah kebutuhan penunjang kehidupan sehari-hari, seperti perlengkapan dapur dan kamar, kebutuhan kebersihan serta nutrisi. Sebagian penerima juga mendapatkan bantuan modal untuk mengembangkan usaha warungan.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex mengapresiasi perhatian Kemensos bersama Komisi VIII DPR RI yang telah memberikan dukungan kepada masyarakat di daerah tersebut.

Menurut Allex, para penerima bantuan sebelumnya diusulkan oleh Dinas Sosial PPKBPPPA dan diproses melalui aplikasi Siatis.

Ia meminta Dinas Sosial bersama camat dan lurah ikut memastikan adanya pendampingan terhadap penerima bantuan. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan penerima.

"Kami berharap kerja sama dengan Kementerian Sosial ini dapat terus berlanjut," ujar Allex.

Ia juga berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga tidak sekadar membantu memenuhi kebutuhan harian, tetapi turut mendorong penerima agar semakin mandiri.

Di sisi lain, Lisda Hendrajoni menjelaskan bahwa bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi Komisi VIII DPR RI dengan Kemensos dalam memberikan perhatian kepada masyarakat Padang Panjang, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemandirian.

Lisda turut menyoroti pentingnya ketepatan data dalam proses penentuan penerima bantuan sosial. Menurutnya, pengelompokan masyarakat berdasarkan desil masih belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Karena itu, ia berharap hasil pendataan melalui sensus nantinya dapat menghasilkan basis data yang lebih akurat untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima bantuan.

"Data yang akurat menjadi kunci agar program bantuan pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran," katanya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update