Notification

×

Iklan

PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Solok

Minggu, 27 September 2026 | 09:22 WIB Last Updated 2026-09-27T02:22:00Z

PLN Peduli, Bantu Warga Terdampak Galodo

Arosuka, Rakyatterkini.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (UID Sumbar) menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026). Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan PLN bagi masyarakat yang masih menjalani tahapan pemulihan pascabencana.

Bencana galodo melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan itu sejak sore hari sehingga menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah sungai.

Material longsor dari kawasan perbukitan di bagian hulu Sungai Batang Laso kemudian terbawa arus deras hingga masuk ke kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka.

Dampak banjir bandang juga terasa di ruas Jalan Raya Solok-Padang, khususnya di sekitar Kantor Bupati Solok. Lumpur, pasir, batu, serta material longsoran menutupi sejumlah bagian kawasan dan turut mengganggu aktivitas masyarakat.

Bantuan dari PLN UID Sumbar diserahkan oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso. Bantuan tersebut diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, didampingi Asisten III Kabupaten Solok Eva Nasri dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Solok Mardaus.

Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga yang terdampak. Adapun bantuan yang diberikan mencakup bahan pangan, perlengkapan kebersihan, serta sejumlah kebutuhan untuk menunjang aktivitas dapur umum.

General Manager PLN UID Sumbar Ririn Rachmawardini mengatakan, kepedulian PLN terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan dengan menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui dukungan sosial ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat seperti bencana.

"Ketika masyarakat tertimpa musibah, mereka membutuhkan lebih dari sekadar bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka juga membutuhkan dukungan dan keyakinan bahwa ada pihak yang bersama-sama melewati masa sulit tersebut. Karena itu, PLN berupaya hadir melalui bantuan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat terdampak," kata Ririn.

Ia menambahkan, pemulihan setelah bencana tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat dan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Menurutnya, bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mengurangi sebagian kebutuhan warga sekaligus memberikan dorongan moral agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara perlahan.

"Kami menyadari bantuan ini tentu tidak dapat menghapus seluruh dampak akibat bencana. Namun, kami berharap dukungan tersebut bisa meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat agar warga dapat kembali bangkit. Bagi PLN, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan manfaat yang nyata," ujarnya.

Salah seorang warga, Ita, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN UID Sumbar. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang masih berada dalam tahap pemulihan.

"Saya sangat terharu dan berterima kasih atas bantuan dari PLN. Dalam kondisi seperti sekarang, bantuan berupa makanan, perlengkapan kebersihan, maupun kebutuhan lainnya sangat membantu kami. Terima kasih PLN telah menunjukkan kepedulian dan hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah," kata Ita.

Ririn menegaskan, PLN UID Sumbar akan terus berupaya hadir bersama masyarakat, termasuk ketika terjadi kondisi sulit akibat bencana.

"Harapan kami sederhana, semoga bantuan dari PLN dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban warga. Kami ingin menunjukkan bahwa dalam situasi seberat apa pun, masih ada kepedulian, kebersamaan, dan harapan agar masyarakat dapat bangkit kembali," tutup Ririn.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update