Notification

×

Iklan

Pemuda Makassar Tewas Saat Tawuran

Senin, 28 September 2026 | 02:45 WIB Last Updated 2026-09-27T19:45:00Z

Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP)

Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang pemuda berinisial R (19) meninggal dunia setelah mengalami luka yang diduga akibat tembakan dalam insiden tawuran antarkelompok warga di Jalan Almarkaz, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2026) dini hari.

Dalam video amatir yang beredar, terlihat adanya luka berbentuk lubang pada bagian punggung kiri korban yang diduga merupakan bekas proyektil peluru.

Kejadian bermula ketika bentrokan antarkelompok warga pecah di Jalan Almarkaz sekitar pukul 02.50 WITA. Lima personel kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk meredam keributan sekaligus mencegah adanya korban dari kedua kelompok.

Namun, kedatangan petugas justru mendapat perlawanan. Polisi dilempari batu dan diserang menggunakan busur oleh massa yang terlibat bentrokan.

Untuk mengurai kerumunan dan menghentikan aksi saling serang yang melibatkan ratusan orang, salah satu anggota kepolisian kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Sekitar pukul 04.50 WITA, massa akhirnya berhasil dibubarkan. Tidak lama setelah itu, polisi mendapat laporan mengenai seorang pemuda yang mengalami luka serius. R kemudian dibawa keluarganya ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Namun, setelah mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Polda Sulsel tengah menyelidiki penyebab pasti tewasnya korban. Tim gabungan telah menggelar olah TKP, menyita rekaman CCTV, dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian,” ujar Didik, Minggu (27/9/2026).

Pasca kejadian, Polda Sulawesi Selatan juga melakukan pemeriksaan terhadap personel yang bertugas mengamankan lokasi tawuran. Para anggota tersebut diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulsel.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana bersama Kombes Pol Didik Supranoto meminta masyarakat tidak terpancing isu maupun informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut.

Kepolisian menyatakan proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan. Hasil pemeriksaan dari Biddokkes dan Bidlabfor Polda Sulsel juga akan menjadi bagian dari upaya mengungkap penyebab pasti kematian korban.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update