Padang, Rakyatterkini.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 tetap digelar sesuai jadwal, yakni pada 2 hingga 14 Oktober 2026.
Menjelang pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, KONI Sumbar terus meningkatkan koordinasi dengan KONI kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara maksimal.
Konsolidasi digelar melalui pertemuan KONI Sumbar bersama jajaran KONI kabupaten dan kota se-Sumbar di Kantor KONI Sumbar, Senin (7/9/2026) malam.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus dan Ketua PB Porprov Editiawarman. Sejumlah pimpinan KONI daerah turut hadir, antara lain Ketua KONI Kota Solok Rudi Horison, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita, Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, Ketua KONI Tanah Datar Novitra Kemala, Ketua KONI Pasaman SY Ade Herman, Karteker KONI Kabupaten Agam Syahindra Nurben, serta Ketua KONI Pasaman Barat Wahidul Basri.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan membahas berbagai kendala yang muncul selama persiapan Porprov sekaligus mencari solusi secara bersama-sama. Ia menyebut terdapat persoalan yang menjadi tanggung jawab KONI dan ada pula hal-hal yang berada dalam kewenangan pemerintah daerah.
Menurut Hamdanus, KONI bertugas mempersiapkan kontingen, termasuk atlet serta kelengkapan administrasi. Sementara pemerintah daerah memiliki kewenangan terkait penetapan jadwal pelaksanaan serta percepatan penganggaran, baik untuk kontingen KONI masing-masing daerah maupun kebutuhan daerah yang menjadi tuan rumah.
Ia menegaskan, seluruh KONI kabupaten dan kota bersama KONI Sumbar berkomitmen mengambil langkah yang diperlukan agar Porprov 2026 tetap terlaksana sesuai rencana.
Berbagai kendala dalam proses persiapan, kata Hamdanus, tidak semestinya menjadi alasan untuk menghambat penyelenggaraan. Setiap persoalan akan dibahas sesuai kewenangan pihak terkait agar dapat segera ditemukan penyelesaiannya.
Hamdanus menilai persiapan Porprov harus dilakukan secara matang mengingat ajang tersebut terakhir kali digelar delapan tahun lalu. Karena itu, seluruh proses perencanaan harus dilaksanakan secara terukur dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, koordinasi antarpihak akan terus diperkuat. KONI Sumbar bersama KONI kabupaten dan kota akan mengoptimalkan komunikasi, baik di internal organisasi maupun dengan pihak eksternal, sehingga seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi tepat waktu.
Hamdanus juga mengharapkan dukungan dari seluruh pihak agar Porprov 2026 dapat berlangsung dengan baik. Ia berharap kesuksesan ajang tersebut tidak hanya terlihat dari sisi pelaksanaan, tetapi juga mencakup aspek administrasi dan pencapaian prestasi olahraga.
“Sehingga pelaksanaan Porprov bisa sukses administrasi, sukses prestasi, sukses pelaksanaan. KONI daerah tidak ingin nantinya penyelenggaraan Porprov berdampak kepada masalah hukum di kemudian hari,” ujarnya.
KONI Sumbar memastikan proses persiapan akan terus berjalan melalui konsolidasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Berbagai persoalan yang masih ditemukan akan dicarikan solusi bersama agar Porprov 2026 dapat terlaksana sesuai jadwal, aturan, dan tujuan yang telah ditetapkan.(da*)


