Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan langkah pemulihan bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, setelah status tanggap darurat bencana berakhir.
Program lanjutan tersebut akan diarahkan pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan adalah bantuan hunian bagi warga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat bencana.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, selama masa tanggap darurat, Kemensos telah menjalankan tugas sesuai arahan Presiden dengan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.
“Kementerian Sosial ditugaskan untuk membantu pada saat kedaruratan dengan dapur umum, dengan logistik yang ada di Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul di Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu.
Ia menjelaskan, penanganan bencana dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait. Sementara itu, koordinasi secara keseluruhan dalam penanganan kebencanaan tetap berada dalam mekanisme yang dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Setelah masa tanggap darurat berakhir, Kemensos akan mengalihkan fokus pada tahap pemulihan. Pendekatan yang digunakan mencakup pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.
Bagi warga yang rumahnya rusak, Kemensos juga dapat memberikan bantuan berupa hunian sebagai bagian dari upaya pemulihan.
“Kalau misalnya ada rumah yang rusak, itu kita bantu untuk memberi hunian bantuan,” katanya.
Gus Ipul menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data warga terdampak yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan. Pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan jenis bantuan yang diberikan sesuai kondisi masing-masing penerima.
“Kementerian Sosial terus menyalurkan berdasarkan data-data yang ada di Sumatera, di NTT, dan juga di berbagai daerah lain,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar ketika kondisi darurat. Upaya mengembalikan kehidupan sosial serta kondisi ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam tahapan pascabencana.
Untuk itu, Kemensos terus berkoordinasi dengan instansi dan pihak terkait agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kebutuhan serta perkembangan kondisi masyarakat di lapangan.(da*)


