Pasaman, Rakyatterkini.com – Upaya pencarian korban banjir bandang di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan Amri Anto (51) dalam kondisi meninggal dunia setelah enam hari dilakukan pencarian.
Jenazah Amri ditemukan sekitar 1,1 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut, tepatnya di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang. Setelah ditemukan, petugas langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Puskesmas Simpang Tonang.
Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.
Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, mengatakan korban ditemukan pada jarak sekitar 1,1 kilometer dari lokasi awal korban terseret arus banjir.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 1,1 kilometer dari lokasi awal hanyut. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke puskesmas dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga," kata Novi, Rabu (23/9/2026).
Selama proses pencarian, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, terutama akibat tebalnya endapan lumpur serta material yang terbawa arus banjir bandang dan menutupi sejumlah lokasi.
Operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Pasaman, Unit Siaga SAR Agam, Polres Pasaman, BPBD, TNI, Local Hero, serta masyarakat setempat.
Dalam pencarian tersebut, petugas membagi wilayah operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Penyisiran juga didukung berbagai peralatan, seperti drone thermal, aqua eye, dan alat berat.
Dengan ditemukannya Amri, operasi pencarian yang berlangsung intensif selama enam hari sejak korban dinyatakan hilang akibat banjir bandang tersebut akhirnya selesai.(da*)


