Notification

×

Iklan

Gunung Semeru Kembali Erupsi

Kamis, 24 September 2026 | 22:38 WIB Last Updated 2026-09-24T16:47:26Z

Gunung Semeru di Jawa Timur

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Kamis (24/9/2026) pagi. Aktivitas erupsi tercatat terjadi pada pukul 07.42 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.

Petugas pengamatan gunung api, Mukdas Sofian, melaporkan kolom abu yang keluar saat erupsi berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Abu vulkanik tersebut teramati bergerak menuju arah timur laut.

Aktivitas erupsi juga tercatat melalui seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 125 detik. Dengan demikian, ketinggian kolom letusan berada di sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut.

Badan Geologi melalui laporan resminya menyebutkan erupsi Gunung Semeru terjadi pada Kamis pagi pukul 07.42 WIB, dengan kolom letusan teramati sekitar 500 meter dari atas puncak.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Masyarakat yang berada di luar zona tersebut juga diminta menjauhi area berjarak 500 meter dari tepian sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah ini masih berpotensi terkena dampak perluasan awan panas maupun aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG turut melarang aktivitas masyarakat dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut memiliki risiko terkena lontaran batu pijar.

Selain ancaman tersebut, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya awan panas, guguran lava, serta lahar yang dapat mengalir melalui sungai dan lembah yang berhulu di kawasan puncak Semeru.

Kewaspadaan khusus diperlukan di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi aliran lahar juga dapat terjadi pada sejumlah sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update