Padang, Rakyatterkini.com – Perumda Air Minum Kota Padang kembali melanjutkan pembenahan infrastruktur pengolahan air untuk meningkatkan kualitas dan kestabilan layanan kepada pelanggan. Setelah menyelesaikan perbaikan pada Accelator 1, perusahaan kini mengerjakan fasilitas Accelator 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.
Pekerjaan tersebut dijadwalkan dimulai Senin (7/9/2026) dan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih tiga pekan. Perbaikan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penyediaan air minum sekaligus memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali berlangsung secara maksimal.
Proyek pembenahan ini juga merupakan bagian dari penanganan darurat infrastruktur yang dilakukan melalui kerja sama antara Perumda Air Minum Kota Padang, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan PT Hutama Karya.
Kepala Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan perbaikan Accelator 2 menjadi tahap lanjutan yang penting untuk menjaga keberlangsungan suplai air dalam jangka panjang.
Menurutnya, pengerjaan fasilitas tersebut melanjutkan proses yang sebelumnya telah dilakukan pada Accelator 1. Selama pekerjaan berlangsung, perusahaan berupaya agar pelayanan kepada pelanggan tetap dapat diberikan secara optimal.
Namun, proses perbaikan diperkirakan berdampak terhadap kelancaran distribusi air di sejumlah wilayah. Gangguan berupa berkurangnya debit hingga terhentinya aliran air dapat terjadi pada waktu yang berbeda, mulai pagi, siang, hingga malam hari selama masa pengerjaan.
Untuk periode pagi hingga siang, beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Batang Kapur, Taman Siswa (Tamsis), kawasan GOR, Alai Belakang Pasar, Kampung KB, Perjuangan, Jalan Sumatera, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Alai Lawas, dan wilayah di sekitarnya.
Sementara pada malam hari, gangguan distribusi berpotensi dirasakan pelanggan di Ulak Karang, Jati Parak Salai, Pulai, Banda Kali, Ampang, Belanti, Pramuka, Banda Pulau Karam, serta kawasan sekitarnya.
Adapun sejumlah daerah lainnya diperkirakan mengalami perubahan debit air secara tidak menentu pada siang maupun malam hari. Kawasan tersebut meliputi Purus, Olo Ladang, Pancasila, Olo Marapok, Hayam Wuruk, Banda Purus, Rohana Kudus, dan Parak Salai.
Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk memahami kondisi tersebut dan melakukan persiapan selama pekerjaan berlangsung. Pelanggan disarankan menyediakan persediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Adhie juga menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama proses perbaikan. Dukungan masyarakat diperlukan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan lancar dan pelayanan air bersih segera kembali normal.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kebutuhan air selama masa gangguan, Perumda Air Minum Kota Padang turut menyiapkan armada mobil tangki. Pelanggan yang membutuhkan bantuan pasokan air bersih dapat menghubungi layanan pelanggan melalui nomor 1500030, WhatsApp 0811669123, maupun pesan langsung melalui akun Instagram resmi @perumdampadang.(da*)


