Notification

×

Iklan

6.034 Kasus TB Ditemukan di Kabupaten Tegal

Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB Last Updated 2026-09-24T08:54:00Z

Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memantau langsung 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Penemuan 6.034 kasus Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi perhatian serius jajaran Polda Jawa Tengah. Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bahkan turun langsung meninjau kegiatan pelacakan atau tracing terhadap warga yang diduga terpapar TB.

Pemantauan tersebut dilakukan di Puskesmas Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (23/9/2026), sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan ribuan kasus TB yang dinilai belum tertangani secara maksimal.

Dalam kegiatan skrining, warga menjalani sejumlah pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel dahak hingga pemeriksaan rontgen dada tanpa biaya. Petugas kesehatan juga melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TB.

Tingginya jumlah kasus membuat upaya penanganan tidak dapat hanya mengandalkan warga yang datang sendiri ke fasilitas kesehatan. Pelacakan secara aktif hingga ke lingkungan tempat tinggal dinilai diperlukan untuk menemukan kasus lebih awal dan mencegah penyebaran.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan, Polres Tegal mendorong penerapan program Temukan Obat Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TB) sebagai bagian dari percepatan tracing di Jawa Tengah.

Program tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan di tingkat desa. Keduanya bekerja sama mencari warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TB sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan sejak dini.

“Banyaknya kasus TB di Kabupaten Tegal membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Melalui TOSS TB, personel Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan turun langsung melakukan pelacakan kontak erat sampai ke lingkungan keluarga,” ujar Bayu, Rabu (23/9/2026).

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut positif langkah yang dilakukan Polda Jateng dan Polres Tegal tersebut. Menurutnya, pengendalian TB membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, tidak hanya pemerintah dan tenaga medis.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Kapolda dan Polres Tegal. Penanganan TBC merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut tidak cukup hanya melalui pelayanan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan pengamanan serta pendampingan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat,” katanya.

Dari 6.034 kasus TB yang ditemukan di Kabupaten Tegal, penanganan medis hingga kini disebut baru mencapai sekitar 65 persen.

Pada kesempatan yang sama, Polda Jateng turut memberikan penghargaan kepada dua personel Bhabinkamtibmas yang dinilai mencatat capaian tertinggi dalam melakukan pelacakan kontak erat pasien TB di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update