Jakarta, Rakyatterkini.com – Spanyol secara tak terduga harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga perdana Piala Dunia 2026. Gelandang Spanyol, Rodri, menilai bahwa timnya perlu meningkatkan ketajaman dalam penyelesaian akhir.
Pertandingan Grup H tersebut berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Senin (15/6/2026). Meski mendominasi jalannya laga, La Furia Roja gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi tim debutan tersebut.
Spanyol menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 73 persen dan mencatatkan 27 percobaan tembakan. Namun, tidak satu pun peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, kiper Tanjung Verde, Vozinha, tampil impresif di bawah mistar. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu melakukan tujuh penyelamatan penting yang menggagalkan peluang Spanyol.
Rodri menyoroti strategi bertahan rapat yang diterapkan Tanjung Verde. Meski demikian, ia juga mengakui bahwa kelemahan utama Spanyol terletak pada efektivitas penyelesaian peluang.
“Kami tahu pertandingan ini membutuhkan kesabaran karena mereka bertahan sangat dalam dan cepat dalam transisi,” ujar Rodri seperti dikutip Metro. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak mampu menyelesaikannya.”
Ia menambahkan bahwa secara defensif Spanyol tampil cukup baik karena lawan hampir tidak memiliki peluang berarti. Namun, ia menegaskan kembali perlunya perbaikan di lini akhir.
“Itu memang gaya bermain mereka, hampir tidak keluar dari area sendiri,” lanjutnya. “Yang paling penting adalah kami harus lebih efektif dalam penyelesaian akhir.”(da*)


