Notification

×

Iklan

Pengusaha Surabaya Tewas Terpeleset Saat Mancing di Bangkalan

Senin, 15 Juni 2026 | 02:21 WIB Last Updated 2026-06-14T19:21:00Z

Petugas mengevakuasi jasad crazy rich asal Surabaya ya

Jakarta, Rakyatterkini.com– Momen liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi tragedi bagi seorang pengusaha tajir asal Surabaya berinisial HS. Ia ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset dari tebing karang dan terseret ombak ketika sedang menyalurkan hobi memancing di kawasan pesisir barat Bangkalan, Jawa Timur.

Suasana haru dan histeris terjadi saat istri korban tiba di lokasi evakuasi di Kampung Bandaran, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan. Sang istri sempat tak mampu menerima kenyataan dan berusaha memberikan pertolongan pertama kepada suaminya di atas perahu nelayan.

Kejadian bermula ketika HS bersama delapan rekannya menyewa perahu nelayan setempat untuk menuju Pulau Karang Jamuang dengan tujuan memancing bersama. Sesampainya di lokasi, mereka kemudian berpencar ke sejumlah titik memancing di area batu karang pulau tersebut.

Namun nahas, diduga korban kehilangan keseimbangan saat berada di atas karang hingga terjatuh dan langsung terseret derasnya ombak.

Mendengar teriakan minta tolong, salah satu rekan korban sempat mencoba menyelamatkan dengan melompat ke laut. Sayangnya, kuatnya arus membuat ia ikut terseret sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Proses pencarian pun segera dilakukan oleh nelayan bersama tim gabungan. Sekitar satu jam kemudian, korban akhirnya ditemukan, namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Seorang nelayan setempat, Rahman, mengungkapkan detik-detik proses evakuasi yang berlangsung cukup menegangkan di tengah laut.

“Yang menolong juga sempat terbawa arus, tapi alhamdulillah selamat. Korban sudah tidak tertolong. Setelah itu rekan-rekannya menghubungi kapten perahu untuk evakuasi, lalu kami langsung koordinasi dengan BPBD dan Polairud,” ujarnya.

Setibanya di daratan, istri korban yang sejak awal menunggu langsung histeris. Ia bahkan sempat melakukan upaya Resusitasi Jantung Paru (RJP) sambil terus menangis.

Meski sempat terlihat upaya mengeluarkan air dari tubuh korban, nyawa HS tidak dapat diselamatkan. Setelah ditenangkan warga dan aparat, sang istri akhirnya menerima kejadian tersebut dengan penuh duka.

Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Bangkalan. Dari hasil pemeriksaan medis luar, tidak ditemukan tanda kekerasan, dan korban dipastikan meninggal akibat tenggelam.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update