Notification

×

Iklan

IKM dan Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Senin, 15 Juni 2026 | 02:41 WIB Last Updated 2026-06-14T19:41:00Z

DPP IKM melakukan pertemuan dengan Pemprov Lampung.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Kantor Gubernur Lampung pada Kamis (11/6/2026). 

Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk mempererat kerja sama antara organisasi perantau Minang dan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Andre didampingi Sekretaris Jenderal DPP IKM Braditi Moulevey, jajaran pengurus pusat, serta tokoh dan pengurus IKM Lampung. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Lampung bersama sejumlah pejabat pemerintah provinsi.

Andre menegaskan bahwa IKM berkomitmen menjadi mitra pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia menyebut prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” menjadi pedoman utama dalam membangun hubungan sosial dan kontribusi perantau Minang di berbagai wilayah.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan IKM tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki peran sosial ketika anggotanya menghadapi kesulitan di daerah perantauan. Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah keterlibatan IKM dalam proses evakuasi sekitar 1.400 warga Minang saat terjadi kerusuhan di Wamena pada tahun 2019.

Menurut Andre, kekuatan utama masyarakat Minang di perantauan terletak pada solidaritas dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan setempat. Karena itu, IKM berupaya memperkuat peran sosial sekaligus kontribusi ekonomi di berbagai daerah, termasuk di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan aspirasi pengurus IKM Lampung terkait rencana pembangunan sekretariat permanen sebagai pusat kegiatan organisasi. Andre berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat memberikan dukungan, termasuk melalui mekanisme hibah sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah provinsi untuk pembangunan sekretariat IKM. Lahan kami siapkan, dan untuk pembangunan kami berharap bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Usulan tersebut disambut positif oleh Gubernur Lampung. Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang pemanfaatan aset daerah yang belum digunakan untuk mendukung kegiatan organisasi perantau Minang di Lampung.

Gubernur juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan hibah pembangunan sekretariat IKM melalui APBD 2027, dengan catatan seluruh persyaratan administrasi dan legalitas organisasi telah dipenuhi, termasuk pendaftaran di Kesbangpol.

“Kita bantu melalui skema hibah APBD 2027, tetapi syarat administrasinya harus lengkap terlebih dahulu, termasuk terdaftar di Kesbangpol,” ujar Gubernur Lampung.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mengajak IKM untuk turut berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan daerah, terutama di sektor ekonomi, perdagangan, pertanian, serta stabilisasi harga kebutuhan pokok.

Gubernur Lampung menilai masyarakat Minang telah lama memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, khususnya dalam aktivitas perdagangan dan usaha.

“Komunitas Minang sudah lama menjadi bagian penting dari perekonomian Lampung. Karena itu kami ingin terus memperkuat kolaborasi,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Lampung, Muhammad Firsada, menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu proses administrasi yang dibutuhkan IKM untuk memperoleh dukungan hibah. Ia juga menilai nilai budaya Lampung selaras dengan semangat kebersamaan yang diusung IKM.

Usai pertemuan, Andre Rosiade menyampaikan apresiasi atas sambutan dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung. Ia optimistis seluruh aspirasi yang disampaikan dapat direalisasikan melalui kerja sama yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, aspirasi kami diterima dengan baik. Insya Allah akan ditindaklanjuti dan menjadi awal penguatan sinergi yang lebih besar antara IKM dan Pemerintah Provinsi Lampung,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi perantau Minang dalam pembangunan daerah sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Minang di rantau dan pemerintah daerah setempat.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir tokoh perantau Minang Lampung, Jamal Firdaus, yang selama ini aktif mengonsolidasikan komunitas Minang di provinsi tersebut. Ia juga disebut berperan dalam penguatan organisasi IKM di Lampung dan mendapat dukungan untuk kepemimpinan DPW IKM Lampung ke depan.

Jamal menyambut baik hal tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ke depan, IKM Lampung juga menargetkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota dalam waktu tiga bulan, termasuk penyelesaian administrasi sebagai fokus utama pengembangan organisasi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update