Notification

×

Iklan

Gempa M 6,7 Palu Tewaskan 1 Warga

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:55 WIB Last Updated 2026-06-16T19:55:00Z

Rumah warga ambruk usai gempa bumi M6,7 mengguncang Palu, Sulteng

Jakarta, Rakyatterkini.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu orang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya pada Selasa (16/6/2026). Data tersebut dihimpun hingga pukul 19.00 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa korban jiwa tersebut berasal dari Kabupaten Sigi, daerah yang juga mengalami dampak paling parah. Di wilayah itu, tercatat 89 kepala keluarga atau sekitar 272 jiwa terdampak gempa. Selain itu, 22 orang mengalami luka ringan dan 13 orang lainnya luka berat.

Ia menambahkan, di Kabupaten Parigi Moutong terdapat sekitar 21 kepala keluarga atau 40 jiwa yang terdampak. Sementara di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, dan di Kabupaten Poso satu warga dilaporkan terluka, dengan data masih terus diperbarui.

Secara keseluruhan, BNPB mencatat sekitar 110 kepala keluarga atau 312 jiwa terdampak akibat gempa tersebut. Dari jumlah itu, 25 orang mengalami luka ringan dan 13 lainnya mengalami luka berat.

Selain korban manusia, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Total sementara sedikitnya 67 unit rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian 26 rumah rusak ringan, 6 rusak sedang, dan 12 rusak berat.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum lainnya, seperti enam tempat ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan Palu–Sigi–Poso yang dilaporkan amblas.

Di Kabupaten Sigi, kerusakan paling banyak ditemukan, yakni 47 rumah terdampak, termasuk 23 rumah rusak ringan, 6 rusak sedang, dan 12 rusak berat. Wilayah ini juga mencatat kerusakan pada fasilitas ibadah, gedung perkantoran, jembatan, serta satu unit usaha mikro kecil menengah.

Sementara itu, di Kabupaten Poso tercatat lima rumah terdampak, dengan tiga di antaranya mengalami rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 rumah terdampak.

Adapun di Kota Palu, sejumlah infrastruktur ikut terdampak, seperti retaknya Jembatan III, satu fasilitas umum, satu hotel, dan satu tempat usaha. Sementara itu, pendataan di Kabupaten Donggala masih terus dilakukan oleh pihak terkait.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update