Notification

×

Iklan

BMKG: Cuaca Maritim Sumbar 17–20 Juni Didominasi Hujan

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:17 WIB Last Updated 2026-06-17T08:17:00Z

Ilustrasi

Mentawai, Rakyatterkini.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur memprakirakan kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat selama periode 17 hingga 20 Juni 2026 akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan Kepulauan Mentawai.

Berdasarkan prakiraan, pada 17 Juni 2026 cuaca di perairan Sumatera Barat umumnya berawan dengan peluang hujan sedang hingga ringan. Hujan sedang diperkirakan terjadi di perairan Pesisir Selatan, sedangkan hujan ringan berpotensi melanda perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Pariaman, serta bagian timur dan barat Kepulauan Mentawai.

Kecepatan angin pada hari tersebut diprediksi bertiup dari arah timur hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 1–6 knot. Tinggi gelombang laut berada pada kategori rendah hingga sedang, namun dapat meningkat hingga 2,5 meter di wilayah perairan Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Memasuki 18 Juni 2026, kondisi cuaca diprakirakan masih didominasi awan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. Hujan ringan berpeluang terjadi di perairan Padang–Pariaman, Pesisir Selatan, serta wilayah timur dan barat Mentawai. 

Arah angin diperkirakan berubah dari timur hingga barat dengan kecepatan 1–6 knot, sementara gelombang laut tetap berada pada kategori rendah hingga sedang dengan potensi ketinggian mencapai 2,5 meter di beberapa titik perairan Mentawai.

Selanjutnya pada 19 hingga 20 Juni 2026, BMKG memprakirakan cuaca berawan disertai peluang hujan yang dapat disertai petir. Kondisi hujan petir berpotensi terjadi di perairan Agam–Pasaman Barat serta Pesisir Selatan, sedangkan hujan ringan diperkirakan terjadi di perairan Padang–Pariaman dan wilayah Kepulauan Mentawai.

Pada periode tersebut, angin diperkirakan bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan 2–7 knot. Kondisi gelombang laut masih berada pada kategori rendah hingga sedang, namun berpotensi mencapai 2,5 meter di perairan Timur Siberut, Timur Sipora, Timur Pagai, serta wilayah Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

BMKG juga menyampaikan prakiraan pasang surut pada 17 Juni 2026, dengan waktu pasang diperkirakan terjadi pada pukul 05.00–10.00 WIB dan 19.00–21.00 WIB. Sementara itu, surut laut diprediksi berlangsung pada pukul 00.00–02.00 WIB dan 13.00–16.00 WIB.

BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Sumatera Barat agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi gelombang sebelum melaut, guna menghindari risiko akibat cuaca buruk.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update