Padang, Rakyatterkini.com – Kepala Toko Ladang Sumatera Barat, Ari Prima, menegaskan transformasi digital menjadi langkah penting bagi pelaku UMKM agar dapat bertahan dan bersaing di era modern saat ini.
Hal tersebut disampaikannya saat bertemu dengan para pelaku UMKM binaan Pemerintah Provinsi Sumbar, Senin (25/5/2026).
Menurut Ari, UMKM memiliki peluang besar untuk berkembang dan “naik kelas” dengan memanfaatkan platform Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) melalui Toko Ladang.
Ia menjelaskan melalui sistem tersebut, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan daerah, tidak hanya ke masyarakat umum, tetapi juga ke sektor pendidikan serta instansi pemerintahan.
“Pelaku UMKM bisa membawa produk lokal agar lebih dikenal luas, termasuk masuk ke pasar pengadaan di dunia pendidikan dan pemerintah,” ujar Ari dalam kegiatan bimbingan teknis onboarding bertema “SIPLah Toko Ladang Sapa UMKM Sumbar”, Senin (25/5/2025).
Ari juga menyebutkan Toko Ladang merupakan platform pengadaan sekolah daring yang lengkap dan terpercaya. Dengan bergabung dalam ekosistem SIPLah, UMKM tidak hanya memperoleh pasar baru, tetapi juga dapat meningkatkan profesionalitas serta kualitas layanan usaha.
Ia menambahkan, UMKM di Sumbar memiliki potensi besar untuk berkembang, sehingga momentum ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk masuk lebih jauh ke sistem pengadaan pemerintah.
“Ini saat yang tepat bagi UMKM Sumbar untuk berkembang dan ikut berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ari berharap semakin banyak pelaku UMKM di Sumatera Barat yang terhubung dengan ekosistem pengadaan digital nasional. Dengan begitu, daya saing ekonomi daerah juga dapat terus meningkat melalui sistem yang transparan dan akuntabel.(da*)


