Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di kawasan Perumahan Griya Asri Puncak, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Senin (4/5/2026) siang.
Saat kejadian, korban tengah melakukan pembersihan serta perbaikan saluran air di lingkungan perumahan tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi secara mendadak ketika tanah dari bagian atas tebing runtuh dan langsung menimbun korban yang berada di bawahnya.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa longsor tersebut dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Pacet sejak siang hari.
“Proses evakuasi melibatkan tim gabungan, relawan, serta warga sekitar. Dibutuhkan waktu hampir tiga jam untuk mengevakuasi korban dari timbunan material longsor,” ungkap Asep.
Korban akhirnya berhasil ditemukan pada sore hari. Namun, saat dievakuasi, ia sudah tidak bernyawa. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Cimacan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Asep menambahkan, longsor diduga terjadi akibat runtuhnya tembok penahan tanah (TPT) yang berada di atas gorong-gorong. Struktur tersebut tidak mampu menahan beban tanah yang sudah jenuh air akibat hujan lebat.
“Korban berada tepat di bawah TPT saat kejadian, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Cianjur masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
BPBD Cianjur pun mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan atau permukaan tanah yang mulai ambles. (da*)


