Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara resmi memperkenalkan destinasi wisata baru yang berlokasi di kawasan Kampung Nelayan Pantai Katapiang beberapa waktu lalu.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gandang tasa oleh Bupati sebagai tanda dimulainya pengembangan serta promosi kawasan wisata pesisir tersebut.
Acara peluncuran berlangsung meriah dengan konsep kolaboratif. Kegiatan dikemas dalam Pagelaran Baju Kurung, Basiba, dan Kebaya Tempo Doeloe yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026.
Perpaduan budaya dan promosi wisata ini menghadirkan suasana khas yang hidup di area pesisir. Kolaborasi antara TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga menjadi faktor penting dalam suksesnya kegiatan tersebut.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa pemilihan lokasi di kawasan wisata bukan hanya sebatas acara seremonial, melainkan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi daerah.
“Padang Pariaman tidak hanya memiliki kekayaan budaya, tetapi juga potensi wisata yang sangat besar. Promosi harus dilakukan secara langsung melalui aktivitas di lapangan, bukan hanya lewat media,” ujarnya.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut adalah pagelaran busana tradisional. Baju kurung, basiba, hingga kebaya tempo dulu ditampilkan bukan hanya sebagai lomba, tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya Minangkabau sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan, selaras dengan semangat Kartini.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menyampaikan bahwa Desa Wisata Ketaping kini telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan daerah. Kawasan ini menawarkan beragam aktivitas wisata.
“Wisatawan bisa menikmati kuliner khas, surfing, diving, hingga berkunjung ke Pulau Pieh. Tersedia juga wisata olahraga seperti voli pantai, barefoot running, dan memancing. Ini menjadi paket wisata lengkap untuk keluarga maupun komunitas,” jelasnya.
Perubahan besar juga terlihat pada wajah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Katapiang. Kawasan ini kini telah bertransformasi dari pusat aktivitas nelayan menjadi destinasi wisata bahari yang lebih modern dan tertata.
Penataan kawasan menghadirkan lingkungan pesisir yang lebih rapi dan nyaman, lengkap dengan akses jalan yang baik. Fasilitas pendukung juga semakin memadai, mulai dari sentra kuliner hasil laut segar, kios kebutuhan, hingga sarana umum seperti musala, toilet bersih, dan bale nelayan untuk menikmati pemandangan laut.
Dari sisi edukasi, pengunjung dapat melihat langsung aktivitas nelayan modern, termasuk shelter pendaratan ikan dan area docking kapal. Pengelolaan lingkungan turut diperhatikan melalui penyediaan tempat pembuangan sampah dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk menjaga kebersihan kawasan.
Ketua TP-PKK bersama jajaran juga turut aktif dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari promosi pariwisata daerah.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan perpaduan budaya, keindahan alam, dan fasilitas yang semakin lengkap, Kampung Nelayan Pantai Katapiang diharapkan menjadi destinasi wisata baru yang menarik di Sumatera Barat serta mampu menarik wisatawan untuk berkunjung kembali.(suger)


