Jakarta, Rakyatterkini.com – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) menggelar acara nonton bareng (nobar) film “Menuju Pelaminan” di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Sekitar seribu perantau Minang dari kawasan Jabodetabek turut memeriahkan kegiatan yang digelar di lima studio tersebut.
Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini DPP IKM bekerja sama dengan PFN mengadakan nobar film Menuju Pelaminan. Ini bentuk dukungan kami untuk memberikan hiburan bagi para perantau Minang di Jabodetabek. Filmnya menarik, semoga penonton bisa menikmati,” ujar Andre.
Turut hadir dalam kesempatan itu Sutradara Yuda Kurniawan, Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen, para pemeran utama Maizura dan Muhammad Nur Qomarudin, Sekjen DPP IKM Braditi Moulevey, serta Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Andre menegaskan, DPP IKM berkomitmen mendukung perkembangan industri film nasional agar semakin diminati masyarakat. Karena itu, ia mengajak para perantau Minang untuk ikut serta mempopulerkan film karya anak bangsa.
“Insyaallah kami ingin ikut menyukseskan film-film dalam negeri. Hari ini hampir seribu orang ikut nobar, ini bentuk dukungan nyata dari keluarga besar IKM,” tutur Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.
Lebih lanjut, Andre menyampaikan bahwa DPP IKM siap berkolaborasi dengan PFN jika ke depan ada produksi film bertema Minangkabau.
“Saya sudah sampaikan ke Pak Ifan, kalau ada film tentang Minangkabau, libatkan IKM sejak awal. Kami siap memobilisasi perantau Minang di seluruh Indonesia, bahkan di luar negeri, untuk menontonnya bersama-sama,” tegasnya.
Sementara itu, Dirut PFN Ifan Seventeen mengapresiasi dukungan DPP IKM terhadap film nasional. Menurutnya, Menuju Pelaminan mengangkat kisah cinta dua insan dari latar budaya Jawa dan Minang, yang dikemas dengan ringan dan menghibur.
“Terima kasih kepada Bang Andre Rosiade dan seluruh jajaran DPP IKM yang sudah mendukung nobar ini. Kami merasa terhormat bisa menayangkan film ini untuk keluarga besar Minang,” ujar Ifan.
Ia menambahkan, PFN akan terus membuka peluang kerja sama dengan IKM untuk memproduksi film bertema Minangkabau di masa mendatang.
“Insyaallah, jika nanti PFN membuat film karya Minang lagi, IKM akan menjadi barisan pertama yang ikut menonton dan mendukung,” tambahnya.
Sutradara Yuda Kurniawan mengatakan bahwa film Menuju Pelaminan digarap dengan penuh semangat dan rasa cinta. Meski mengangkat dua budaya berbeda, film ini tetap menyuguhkan cerita universal yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.
“Terima kasih kepada DPP IKM dan PFN atas dukungannya. Kami bahagia film ini bisa ditonton oleh keluarga besar Minang. Semoga bisa meninggalkan kesan baik,” ungkap Yuda.
Pemeran utama Maizura juga berharap penonton menikmati setiap adegan film tersebut.
“Semoga setelah menonton, semua bisa keluar dari bioskop dengan perasaan senang. Selamat menikmati filmnya,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Nur Qomarudin menambahkan, ia berharap film ini bisa menjangkau lebih banyak penonton di seluruh Indonesia.
“Semakin banyak film yang dibuat, semakin banyak pula cerita lokal yang bisa diangkat dan dikenal masyarakat. Semoga Menuju Pelaminan bisa menjadi awal yang baik,” pungkasnya.(da*)


