Notification

×

Iklan

Mamilah Fest 2025 Dorong Kesadaran Bersih Kota Padang

Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:00 WIB Last Updated 2025-08-19T09:00:00Z

Seorang warga memilah dan mengumpulkan tumpukan sampah di pantai Kota Padang.

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Sumatera Barat, mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar dalam APBD Perubahan 2025 untuk mempercepat pencapaian program “Padang Goes To Zero Waste”.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa besarnya anggaran ini mencerminkan keseriusan Pemko dalam menjadikan Padang kota bebas sampah sekaligus meraih Piala Adipura.

“Anggaran ini menunjukkan komitmen kami agar Padang menjadi kota nol sampah. Kami ingin meraih nilai Adipura tertinggi dan membawa pialanya pulang,” ujar Maigus, Senin (18/8).

Selain menambah anggaran, Pemko juga memperkuat armada pengangkut sampah dengan menambah 152 becak motor, yang dijadwalkan mulai beroperasi awal September 2025.

Saat ini, Kota Padang berada pada level Sertifikat Adipura dengan skor kebersihan 66,25 — tertinggi di Sumatera Barat. Namun, skor ini masih belum cukup untuk masuk nominasi penerima Piala Adipura, yang mensyaratkan skor minimal 75.

“Target kita jelas tahun ini: skor 75, dan Adipura harus dibawa pulang,” tegas Maigus. Ia pun meminta seluruh lurah dan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) bekerja lebih aktif, termasuk mengoptimalkan peran bank sampah di setiap kelurahan.

Upaya ini juga didukung berbagai pihak, seperti Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumbar yang menggelar Mamilah Fest 2025 di Taman Museum Adityawarman sebagai bagian dari kampanye kebersihan kota.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh camat dan lurah Kota Padang menandatangani komitmen bersama untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif. Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menyatakan kegiatan ini selaras dengan target nasional: 50 persen sampah terolah pada 2025 dan 100 persen pada 2029.

“Dengan kolaborasi dan kesadaran kolektif, kami berharap Padang bisa menjadi contoh nasional dalam reformasi pengelolaan sampah,” pungkasnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update