Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Intip Teknologi Canggih, Korlantas Pantau Kelancaran Jalur Tamu VVIP KTT G20 Bali

Senin, 14 November 2022 | 08:00 WIB Last Updated 2022-11-14T02:49:34Z

Intip Teknologi Canggih
Korlantas pantau kelancaran jalur tamu VVIP KTT G20 Bali.

Bali, Rakyatterkini.com - Korlantas Polri mendirikan posko pengamanan jalur kedatangan delegasi, atau tamu VVIP penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tingkat (KTT) G20. 

Posko ini dilengkapi aplikasi yang akan memantau para delegasi dari mulai tiba di Bali hingga ke venue atau akomodasi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, aplikasi yang digunakan jajaran Korlantas ini memudahkan pergerakan anggota di lapangan.

Aplikasi ini nantinya terhubung dengan kamera yang di lapangan, kendaraan dan anggota. Ini dimaksudkan agar anggota di posko mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan pada waktu dan kondisi tertentu.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan terkait penggunaan aplikasi ini. Di posko terdapat beberapa monitor yang berisi beberapa gambar atau visual pergerakan anggota di lapangan, termasuk jalur yang akan dilewati delegasi.

Kemudian ada warna biru muda yang menggambarkan posisi kendaraan berbasis listrik yang hampir sebagian besar dikerahkan mengawal delegasi selama kegiatan di Bali. Selanjutnya ada warna biru tua yang menggambarkan kendaraan yang menggunakan kendaraan bahan bakar fosil.

Untuk pemantauan jalur, ia pun mencontohan canggihnya aplikasi ini. Sebagai contoh jika ingin memantau jalanan dari bandara ke hotel. Di aplikasi ini bisa dilihat siapa anggota yang bertugas melakukan pengawalan delegasi dan tugas yang diembannya.

Jika nantinya dalam pengawalan ada hambatan seperti kemacetan atau angin yang kencang saat melintas jalan tol, maka melalui aplikasi ini bisa menginformasikan kepada anggota yang bertugas di lapangan.

Apabila ada informasi dari BMKG angin yang melalui tol ini diatas 50 km per jam itu berbahaya bagi kendaraan roda dua dan empat kita akan melaporkan untuk ambil rute alternatif. 

Anggota dapat memantau dimana dia harus siaga apakah melawati rute utama atau alternatif. Jadi semua komunikasikan dengan rombongan paspampres yang ada di rombongan, ucapnya. (rel)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update