Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gunakan Pupuk Organik Cair, Petani FKPP Lintau Panen Raya

Minggu, 16 Oktober 2022 | 23:25 WIB Last Updated 2022-10-16T23:38:23Z

Bupati Tanah Datar, Eka Putra panen raya bersama petani FKPP Lintau.
 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, mengapresiasi kepada Forum Komunikasi Peduli Petani (FKPP) Lintau IX Koto, yang telah berinovasi dalam menekan kebutuhan terhadap pupuk pestisida dengan beralih ke pupuk organik cair. 


Demikian dikemukakan Bupati Eka Putra, pada panen perdana padi menggunakan pupuk organik cair di Sawah Lubuak Gawuang, Jorong Patameh, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Sabtu (15/10/2022). 


Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Jefri Nasrul, Anggota DPRD Tanah Datar Asrul Jusan, Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Kadis Kominfo Yusrizal, Kadis Pangan dan Perikanan Suhermen, New Leader Enterprener Yulsi Susanti dari Eco Farming Best (Bandung Eco Sinergi Teknologi), Ketua FKPP Lintau Buo IX Koto Amirul Anwar dan anggota. 


Bupati Eka Putra mengemukakan, saat ini pemerintah daerah sangat mengharapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan hasil pertanian. Ini dibuktikan oleh petani FKPP Lintau Buo IX Koto, dengan menanam padi tidak lagi menggunakan pupuk kimia, namun menggunakan pupuk organik. 


"Alhamdulillah, petani Lintau berhasil melakukan panen raya atas penggunaan pupuk organik cair dan meningkatkan hasil panen. Saya apresiasi FKPP Lintau Buo IX Koto dan penyuluh pertanian, yang sudah berhasil menggunakan pupuk organik," ujar bupati. 


Ia juga melakukan diskusi dengan menerima ide-ide, saran dan pengalaman dari para petani dalam mengolah. Menanggapi hal tersebut, Eka Putra menyebutkan, pemerintah daerah mempunyai program unggulan seperti bajak gratis yang telah berjalan dengan target dari 4.200 hektare. Saat ini, telah terealisasi seluas 2.500 hektare atau 62 persen. 


Selain itu, juga ada Progul asuransi usaha tanaman padi, asuransi usaha ternak sapi, pembangunan dan rehabilitasi irigasi dan peningkatan kuota pupuk bersubsidi. 


Bupati berharap untuk terus berinovasi melakukan pengembangan dalam rangka peningkatan produksi padi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani. 


Ketua FKPP Lintau Buo IX Koto Amirul Anwar, menjelaskan dalam rangka mengurangi kebutuhan terhadap pupuk kimia, maka petani Kecamatan Lintau Buo menggunakan pupuk organik cair. 


"Dengan menggunakan pupuk organik cair hasilnya tetap, bahkan meningkat dan minim hama," katanya. 


Hal senada juga disampaikan New Leader Enterprener Yulsi Susanti, menurutnya menggunakan pupuk organik cair membuat tanah garapan menjadi subur dan tetap menjaga kestabilan ekonomi alam. (Farid) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update