Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Pessel Apresiasi Bank Nagari, Terkait Perhatian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:37 WIB Last Updated 2022-10-05T11:58:13Z

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar.
 

Painan, Rakyatterkini.com – Bupati Pesisir Selatan,  mengapresiasi perhatian Bank Nagari terhadap tumbuh kembang dunia usaha di daerah itu, khususnya yang berskala mikro, kecil dan menengah.


Bank pelat merah itu, lewat skema kredit dan produk pembiayaan yang dilahirkannya mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini dianggap belum memenuhi persyaratan layanan perbankan secara administrasi.


"Kami atas nama pemerintah kabupaten tentu ingin Bank Nagari lebih agresif lagi dalam pembiayaan," ungkap Bupati Rusma Yul Anwar pada sambutannya saat peresmian Kantor Unit Baru Bank Nagari di Kambang.


Peresmian dihadiri Ketua DPRD Ermizen, Direktur Operasional Bank Nagari Syafrizal, Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan, Helfi Yanrika, Anggota DPRD Darwiadi dan Forkompimca Kecamatan Lengayang.


Bupati melanjutkan pembiayaan perbankan yang lebih agresif akan sangat menentukan kemajuan dunia usaha, yang pada akhirnya dapat membantu perekonomian daerah, untuk segera pulih lebih cepat pasca pandemi COVID-19.


Selain melalui pembiayaan dalam bentuk kredit, yang tak kalah pentingnya peran Bank Nagari sebagai bank pembangunan daerah, adalah penyaluran dana tanggung jawab sosial (TJSL) terhadap lingkungan sekitarnya.


"Alhamdulillah, beberapa waktu lalu Bank Nagari membantu sektor pendidikan. Itu sesuai dengan program prioritas kami hingga 2026," tutur bupati.


Bupati berharap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perbankan itu terus berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui program dan skema pembiayaan yang dilahirkan, sesuai dengan roh pendiriannya.


Pada kesempatan itu, Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan, Helfi Yanrika turut menyerahkan secara simbolis kredit permodalan usaha mikro (KPUM) senilai Rp250 juta.


Kemudian, kredit melawan rentenir di Ranah Minang (Marandang) senilai Rp10 juta. Skema pembiayaan tersebut, adalah kredit tanpa agunan yang ditujukan pada masyarakat kecil. Selain itu, juga menyerahkan Qris pada nasabah. 


"Sebagai bank milik daerah, kami bertekad membangun bersama pemerintah daerah demi kemajuan daerah, khususnya masyarakat," ujar Helfi. (baron)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update