Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadir di IHT Implementasi Kurikulum Merdeka, Ini Pesan Bupati Eka Putra

Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:58 WIB Last Updated 2022-08-25T06:02:27Z

Bupati Tanah Datar, Eka Putra pada IHT di SMAN 1 Lintau Buo.


Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Bupati Tanah Datar, Eka Putra berharap guru sebagai tenaga pendidik guna mencerdaskan anak bangsa harus selangkah lebih maju dari siswa didikannya. 


Demikian dikemukakan bupati dihadapan majelis guru SMAN 1 Lintau Buo, saat In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka, Rabu (24/8/2022) di Ruang Majelis Guru setempat, yang turut dihadiri Kasi SMK SLB Cabang Dinas Wil IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Iyus, Camat Lintau Buo Utara, Arif Gani dan Kepala SMAN 1 Lintau Buo, Syafri. 


"Karena harus lebih maju dalam segala hal dari siswa didiknya, maka seorang guru mesti melek teknologi. Untuk itu, tentunya seorang guru tidak pernah bosan ataupun berhenti untuk meningkatkan SDM dirinya," kata Eka lagi. 


Peningkatan SDM guru itu sendiri, tambah Eka, mau tak mau, suka tak suka harus dilakukan, terutama dalam peningkatan pemahaman penggunaan teknologi, baik komputer ataupun melalui handphone pintar (HP).


"Pembelajaran saat ini, berbeda jauh dengan teknik pembelajaran Saya ataupun ibu dan bapak guru jalani dahulu. Hari ini, pembelajaran hampir semua menggunakan teknologi, baik melalui komputer ataupun HP. Jangan malu untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuannya, termasuk dalam berbahasa Inggris," pesan Eka. 


Terlepas dari itu semua, pesan bupati lagi, pengawasan guru di samping orang tua, ninik mamak dan sanak familinya, juga sangat dibutuhkan untuk menghindari anak didiknya terlibat perbuatan tidak baik atau perbuatan negatif. 


"Kemajuan teknologi tidak hanya mempermudah sebuah pekerjaan, namun juga bisa menjadi pemicu anak-anak generasi muda terlibat perbuatan negatif, seperti narkoba, pergaulan bebas, LGBT dan lainnya. Karena itu, pengawasan guru juga sangat diharapkan," beber Eka. 


Pemerintahan daerah, sambungnya lagi, menyadari seorang generasi muda tidak cukup dibekali dengan pengetahuan di jenjang pendidikan formal saja, mulai dari PAUD sampai perguruan tinggi, melainkan dibutuhkan juga peningkatan keimanan dan spiritual agamanya, yang bisa berperan sebagai benteng diri. 


"Dalam meningkatkan keimanan generasi muda yang diharapkan mampu menjadi benteng menangkis perbuatan negatif, pemerintah daerah melahirkan program satu rumah satu hafiz/hafizah yang mendorong untuk generasi muda kita hafal isi dan kandungan Alquran," paparnya. 


Terkait pelaksanaan sosialisasi, bupati menyampaikan apresiasi dan bangga serta terima kasih kepada pihak penyelenggara kegiatan. (Farid)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update