Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai Hari Ini

Jumat, 01 Juli 2022 | 07:27 WIB Last Updated 2022-07-01T00:28:03Z

Ilustrasi SPBU.


Jakarta, Rakyatterkini.com  -  PT Pertamina (Persero) lewat Pertamina Patra Niaga mulai hari ini (1/7/2022), menerapkan mekanisme baru yakni dengan cara pendaftaran BBM lewat website subsiditepat.mypertamina.id khusus untuk kendaraan roda empat (mobil). 


Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, pemberlakuan tersebut dalam upaya memastikan penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar bisa tepat sasaran dan tepat kuota. 


"Dimulai pada 1 Juli pendaftaran akan dibuka hingga 30 Juli 2022. Kami juga tegaskan kembali, tidak wajib memiliki aplikasi MyPertamina, namun wajib mendaftar di website subsiditepat.mypertamina.id, dan ini khusus untuk kendaraan roda empat," katanya dalam konferensi virtual, Kamis (30/6/2022), dilansir kompas.com. 


Pada tahap ini, pendaftaran fokus untuk mencocokkan data antara yang didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen serta data kendaraan yang dimiliki. 


Setelah statusnya terdaftar, masyarakat akan mendapatkan kode QR yang akan diterima melalui email atau notifikasi di website subsiditepat.mypertamina.id. 


Untuk kemudahan masyarakat, kode QR bisa dicetak dan dibawa ke SPBU, sehingga tidak wajib mendownload aplikasi MyPertamina atau membawa telepon seluler. Dipilihnya website MyPertamina pun bukan tanpa alasan. 


Sesuai Peraturan BPH Migas No. 06/2013, penggunaan sistem teknologi IT dalam penyaluran BBM dapat dilakukan. 


Irto memastikan pelaksanaan pendaftaran melalui website bukan untuk menyulitkan masyarakat, namun untuk melindungi masyarakat rentan yang sebenarnya berhak menikmati subsidi energi. 


"Tujuan pendataan ini tidak lain adalah untuk melindungi masyarakat rentan, memastikan subsidi energi yang tepat sasaran sehingga anggaran yang sudah dialokasikan pemerintah benar-benar dinikmati yang berhak. 


Ke depan kami harap, data ini bisa digunakan untuk menetapkan kebijakan energi bersama pemerintah serta dapat mencegah potensi terjadinya potensi penyalahgunaan atau kasus penyelewengan BBM subsidi di lapangan," pungkasnya. (*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update