Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

UBH Dirikan Pusat Percepatan Indonesia Bersih, Ini Tujuannya

Jumat, 29 Juli 2022 | 09:59 WIB Last Updated 2022-07-29T02:59:31Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama pimpinan Universitas Bung Hatta.


Padang, Rakyatterkini.com - Universitas Bung Hatta (UBH), gandeng Circular Connect Foundation (CCF) untuk bekerjasama mendirikan Pendirian Pusat Percepatan Indonesia Bersih (PPIB). 


Tujuan dibentuknya PPIB sebagai pintu utama koordinasi percepatan ekonomi sirkular di Sumatera Barat (Sumbar) dengan berbasiskan potensi yang ada di UBH, Kamis (28/7/2022).


Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyambut baik pendirian PPIB ini, ia mengatakan masalah pengelolaan sampah memang salah satu program prioritas di Pemprov Sumbar. 


“Saya ucapkan terima kasih atas perhatian UBH dan CCF terkait permasalahan sampah di Sumbar. Kami di Pemprov juga sedang berusaha mengurangi sampah baik organik dan non organik. Selain itu, sumber sampah terbanyak terdapat di pasar, apalagi sampah organik banyak disana, untuk itu kita harus melakukan sosialisasi kepada BUMNag dan lembaga-lembaga yang mengelola pasar,” kata gubernur.


Selain itu, menurutnya diperlukan alat pencacah sampah  untuk menguraikan sampah-sampah organik tersebut agar sampah tersebut mudah terurai dan dapat dikonsumsi oleh maggot. 


Serta budidaya maggot, maggot juga bisa dibudidayakan untuk mengolah hasil limbah organik. Namun perlu alat pencacah sampah tersebut agar mudah dimakan oleh maggot.


Sementara itu Ketua Badan Pengurus CCF, Arswendy, berharap sosialisasi pengelolaan sampah bisa dikemas dengan kreatif melalui media sosial, ia mengatakan Indonesia telah bekerja sama dengan World Economic Forum (WEF) dalam hal mengurangi sampah plastik. 


Dengan dibentuknya PPIB diharapkan masyarakat peduli terhadap sampah di rumahnya masing-masing ataupun dimana mereka berada. Kemudian dengan kemampuan mereka dalam melakukan pemilahan terhadap sampah, semoga juga bermanfaat secara ekonomi.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Amasrul, memaparkan terkait progress Percepatan Indonesia Bersih Sehat (PPIB) tersebut yang rencananya akan mengajak siswa dan siswi SMA di Sumbar pandai memilah sampah organik dan non-organik.


Selain itu siswa juga diharapkan dapat memilah pupuk kompos yang akan dikonsumsi oleh lingkungan sekolah, serta membuat tim kecil untuk mengajukan proposal tentang perubahan karakter generasi muda tentang sampah melaui platform digital. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update