Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Hari Penyu Sedunia, Wagub Lepas 230 Tukik ke Lautan Bebas

Senin, 23 Mei 2022 | 17:47 WIB Last Updated 2022-05-23T10:47:16Z

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, lepas tukik ke lautan bebas.


Pesisir Selatan, Rakyatterkini.com - Memperingati Hari Penyu sedunia pada 23 Mei 2022, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy, melepas 230 ekor tukik (anak penyu) di Pulau Karabak Ketek Taman Perairan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Wilayah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan.  


Terdapat tiga spesies tukik yang dilepas wakil gubernur, yakni Penyu Sisik, Penyu Hijau dan Penyu Lekang yang merupakan hasil penangkaran UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Sumbar, Instalasi KKPD Pesisir Selatan yang berada di Pulau Karabak Ketek Pesisir Selatan. 


Wagub mengimbau untuk turut berkontribusi pelestarian penyu dengan mengusung tagline 'Mari Selamatkan Penyu' dengan tidak mengkomsumsi telur dan daging penyu, tidak memburu penyu, serta tidak memperdagangkan telur penyu dan penyu.


Selain itu Wagub juga mengimbau untuk turut melestarikan penyu guna menjaga keseimbangan ekosistem laut guna meningkatkan sumberdaya kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan.


Usai melepas tukik, Wagub bersama DKP Sumbar melaksanakan serangkaian kegiatan lain, diantaranya membersihkan pantai habitat peneluran penyu yang ada di Pulau Karabak Ketek dengan mengumpulkan sampah-sampah plastik serta sampah lainnya yang terdampar di pulau.


Keberadaan sampah tersebut dapat menghambat penyu untuk naik ke pantai mencari sarang untuk bertelur. 


Dalam kesempatan yang sama, rombongan juga memonitoring habitat peneluran penyu di pulau, merelokasi telur penyu dari sarang alami ke penangkaran serta monitoring penyu dan terumbu karang di zona inti kawasan konservasi Pesisir Selatan. 


Saat monitoring tersebut tim menemukan satu sarang penyu sisik yang berisikan 196 butir telur dan langsung direlokasi ke sarang semi alami yang ada di penangkaran penyu di pulau tersebut.


Sebagai negara yang menjadi habitat 6 dari 7 spesies penyu di dunia dan Sumbar menjadi salah satu habitat bertelur 4 jenis penyu dari 6 jenis penyu di Indonesia tersebut, menurut Kepala DKP Desniarti, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah bersama segenap lapisa  masyarakat untuk serius dalam melestarikan penyu sebagai satwa yang dilindungi.


DKP Sumbar saat ini melakukan konservasi pada 4 melalui penangkaran penyu yang berada pada UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan, yakni Konsevasi Penyu di Pulau Karabag Ketek KKPD Pesisir Selatan, Konsevasi Penyu Pantai Air Manis KKPD Kota Padang, Konservasi Penyu Apar KKPD Kota Pariaman dan Koservasi Penyu Batang Gasan di KKPD Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman. 


Untuk melestarikan penyu, UPTD KPSDP merilis lebih kurang 10.000 ekor tukik setiap tahunnya ke Kawasan Konservasi Perairan Daerah Sumatera Barat. 


Perairan laut Sumbar termasuk rute migrasi empat jenis penyu di Indonesia, yaitu Penyu Lekang, Penyu Hijau, Penyu Belimbing dan Penyu Sisik, ungkap Desniarti.


Desniarti menjelaskan, penyu dan terumbu karang  merupakan target konservasi  KKPD di Sumbar yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan  dan  telah menetapkan 6 (enam) dari tujuh Kawasan Konservasi Perairan Daerah di Sumatera Barat. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update