Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tahun 2022, Gunung Tuleh Digelentorkan Dana Rp8 Miliar

Rabu, 09 Februari 2022 | 21:51 WIB Last Updated 2022-02-09T14:58:51Z

Musrenbang Kecamatan Gunung Tuleh, Kab.Pasaman Barat.

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Tuleh, Tahun 2022 untuk RKPD Tahun 2023 resmi dibuka Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto, Rabu (9/2/2022) di Aula Kantor Camat Gunung Tuleh. 


Perencanaan pembangunan 2022 di Kecamatan Gunung Tuleh menganggarkan dana kurang lebih Rp8 miliar dengan beberapa rincian pembangunan fisik.

 

Wakil Bupati Pasbar Risnawanto mengatakan, Musrenbang adalah momen semua unsur dan stakeholder, untuk dapat mengusulkan program yang menjadi permasalahan yang terjadi di masing masing daerah. 


Ia meminta semua stakeholder yang hadir agar melaksanakan Musrenbang dengan baik, sehingga kegiatan yang diusulkan bisa disepakati sesuai dengan pertimbangan urgensi dan manfaat kedepannya.


Selain itu, Risnawanto juga membahas mengenai keuangan daerah, yang mengalami penurunan akibat pandemi Covid 19. Namun, di samping itu ia menegaskan untuk tidak mengkhawatirkan sumber dana pembangunan daerah. 


Karena sumber dana bukan hanya dari APBD, melainkan dapat dibantu dengan Dana Nagari, DAK dan lainnya sehingga proses pembangunan yang menjadi prioritas dapat direalisasikan dengan baik melalui keuangan yang ada. 


"Pemerintah daerah sudah mempersiapkan pembangunan di setiap kecamatan, namun harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Walau kondisi keuangan kita tidak memadai, tapi pembangunan harus tetap kita jalankan, karena sumber dana bukan hanya dari APBD, melainkan dapat dibantu dengan Dana Nagari, DAK dan lainnya. Sehingga proses pembangunan yang menjadi prioritas dapat direalisasikan dengan baik melalui keuangan yang ada," ucap Risnawanto.


Ia meminta kepada semua stakeholder dan masyarakat untuk mengawasi pembangunan yang dilaksanakan, sehingga pembangunan dapat terlaksana secara maksimal dan tepat waktu.


"Pembangunan bukan hanya pembangunan fisik, namun juga pembangunan non fisik. Perlu menggali potensi SDA di Pasaman Barat, yang terampil dan memiliki kemampuan yang baik dalam pembangunan yang diberikan kepada masyarakat agar mampu bersaing ke depannya,"terangnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Sasmita Siregar menjelaskan, Musrenbang dilakukan untuk menajamkan setiap usulan yang akan diprioritaskan melalui usulan dari Musrenbang nagari yang sudah dilaksanakan sebelumnya.


"Program yang masuk melalui sistem SIPD sebanyak 73 program, 38 program diusulan dari Nagari Rabi Jonggor dan 35 program yang diusulkan dari Nagari Muara Kiawai yang sudah di laporkan, sehingga melalui musrenbang ini di bahas yang menjadi prioritas pembangunan nantinya,"kata Sasmita.


Dijelaskan, bahwa pembangunan yang sudah direncanakan di Kecamatan Gunung Tuleh tahun 2022 dengan anggaran dana kurang lebih Rp 8 miliar dengan beberapa rincian pembangunan fisik  yaitu Pembangunan jalan trans Muara Kiawai, Peningkatan Jalan Simpang Tiga Alin ke Paraman Ampalu, Peningkatan jalan Rabi Jenggot ke Sitabu, Drainase SMP 2 Gunung Tuleh Jorong Sudirman, Drainase Jorong Bulu Laga, Jorong Paraman Ampalu dan lainnya yang didanai dari APBD Kabupaten dan Provinsi.


Selain itu, Camat Gunung Tuleh Muhammad Ghor  mengatakan Musrenbang merupakan kegiatan untuk membahas mengenai program yang akan dilaksanakan di tahun 2023 sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan masyarakat kedepan.


"Adapun usulan yang di prioritaskan melalui Musrembang Nagari yaitu perpustakaan elektronik di Jorong Paraman Ampalu, Pembangunan sarana prasarana olah raga di Jorong Paraman Ampalu, pembangunan jalan di Jorong Air Dingin, pembangunan jembatan di Jorong Sungai Magelang," jelasnya. (Robi)




IKLAN



×
Berita Terbaru Update