Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Suku Tanjung Pilakut dan Kalumbuk Dapat Hibah Tanah

Minggu, 13 Februari 2022 | 13:13 WIB Last Updated 2022-02-13T06:13:47Z

Kaum Suku Tanjung Pilakut dan Kalumbuk dapatkan hibah tanah.


Padang, Rakyatterkini.com - Persatuan Suku Tanjung Pilakut dan Kalaumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mendapatkan hibah tanah dari Afrizal, salah seorang pengusaha sukses asal Pilakut, Kelurahan Gunung Sarik. 


Tanah yang dihibahkan seluas 800 meter persegi itu, dimanfaatkan untuk pandam pekuburan bagi Suku Tanjung Pilakut dan Kalumbuk. Ini mengingat pandam pakuburan kaum di Kalumbuk, Kelurahan Kalumbuk, kondisinya tidak memungkinkan lagi, lantaran sudah sempit.


"Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur dan berterimakasih kepada dunsanak kita Afrizal, yang telah mewakafkan hartanya untuk kita semua. Semoga ini menjadi amal dan ibadah baginya. Untuk itu, kita memberi apresiasi, sehingga ke depannya ada lagi kerabat, handai taulan, keluarga dan dunsanak lainnya turut pula mewakafkan tanahnya," tutur Syamsir Rajo Intan, Ketua Persatuan Suku Tanjung Ampek Suduik, Pilakut, Kalumbuk, Gunung Sangku dan Rimbo Piapi dihadapan keluarga besar Suku Tanjung, Minggu (13/2/2022) di Masjid Ikhlas, Pilakut.


Menurutnya, tanah yang diwakafkan itu terletak di Parak Belek, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji. Kondisinya sangat cocok untuk pandam pakuburan kaum Suku Tanjung. Apalagi, tidak jauh, sehingga akses ke lokasi dengan mudah bisa dijangkau. Menindaklanjutinya, sambung Syamsir Rajo Intan, pekan depan dilakukan gotong-royong bersama.


"Mari kita goro, agar lokasi kuburan untuk kita itu bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat," tegasnya.


Sementara Afrizal, pengusaha sukses developer itu menyebutkan, hibah tanah yang dilakukannya, menjawab masalah kaum Suku Tanjung Pilakut dan Kalumbuk, yang selama ini mengalami kesulitan lantaran pandam pekuburan di sana sudah sempit dan penuh.


"Hari ini, saya mewakafkannya, dan bagi dunsanak yang meninggal silahkan ditempati tanah itu," paparnya.


Syahril, salah seorang ninik mamak Suku Tanjung menyebutkan, apa yang diberikan Afrizal patut kita syukuri. Katanya, ini menjadi sitawa sidingin bagi dunsanak, khususnya kaum Suku Tanjung Pilakut dan Kalumbuk. Karena dengan begitu, setidaknya persoalan selama ini ada solusinya. (yas)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update