Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Peduli Kampung, Perantau Pasaman Sawahlunto, Kirim Logistik dan Tenaga ACT

Minggu, 27 Februari 2022 | 13:02 WIB Last Updated 2022-02-28T00:15:34Z

Persiapan pengiriman logistik untuk korban gempa bumi Pasaman dan Pasaman Barat.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Duka Pasaman Barat dan Pasaman adalah duka semua. Gempa bumi  yang melanda Jumat pagi (25/2), menyisakan duka mendalam bagi warga masyarakat.


Sejumlah bangunan dan rumah  ibadah yang ada di kawasan itu mengalami kerusakan yang cukup parah.


Selain kerusakan bangunan, perkantoran dan rumah ibadah, gempa ini juga menimbulkan korban jiwa, luka-luka berat dan ringan, dan sekitar 50 ribu jiwa saat ini hidup di tempat pengungsian.


Melihat dampak yang sangat besar dari gempa bumi tersebut, Ikatan Keluarga Pasaman (IKP) Sawahlunto, di bawah Koordinator H.Jon Refelta, owner CV. BMK bekerjasama dengan CV.PSPN, PT.Dasrat, Syafwan Efendi dan Ramon Liadi (keduanya Anggota DPRD Sawahlunto) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik dua truk colt diesel untuk Kabuten Pasaman dan Pasaman Barat, Minggu, (27/2/2022).


Bantuan dalam bentuk peduli bencana untuk korban bencana gempa bumi Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman itu, berupa bantuan masing-masing 2,5 ton beras, 300 dus mie instan, 300 dus air mineral.


Semua bantuan tersebut diberangkatkan dengan menggunakan dua truk colt diesel dari Sawahlunto. Bantuan yang dikucurkan ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian dan rasa empati warga Pasaman Perantauan yang berdomisili di Sawahlunto.


"Kepada saudara kita di Pasaman Barat dan Pasaman yang sedang tertimpa musibah, berupa bencana gempa bumi," ujar Jon Refelta.


Ia menambahkan, semoga bantuan yang dikirimkan tersebut, dapat meringankan beban saudara yang sedang tertimpah musibah itu.


Sehari sebelumnya menurut Jon Refelta, Cv BMK yangg di koordinir ESDM Pusat juga sudah memberangkatkan Team Resque sebanyak 4 orang untuk melihat apa yg dibutuhkan di tempat musibah, peralatan yang di bawa baru senter kepala, breaker tangan, genset kecil, dan sarung tangan. (Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update