Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Nelayan Tanjung Beringin Tidak Melaut, Ini Sebabnya

Selasa, 08 Februari 2022 | 18:07 WIB Last Updated 2022-02-08T11:07:36Z

Ribuan sampan nelayan masih tertambat di jambur.

Sergai, Rakyatterkini.com - Ribuan nelayan tradisional Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara tidak melaut. Tampak sampan nelayan masih tertambat di Jambur-jambur milik mereka, Selasa (8/2/2022).


Enggannya nelayan tersebut melaut, lantaran disebabkan cuaca ekstrim dan angin kencang.


Menurut beberapa nelayan selain angin kencang, ikan juga susah di jaring dan dapat. Oleh karena itu kita memilih tidak melaut kata mereka.


Kalaupun kita bersikeras melaut, ya percuma ikan pun susah didapat jadi jelas kita rugi, yang dimana setiap sampan melaut mengeluarkan biaya ratusan ribu hingga jutaan rupiah sekali melaut. Jadi, disaat tidak melaut, kita berkesempatan bekerja merajut jaring yang rusak dan koyak untuk diperbaiki," ucap mereka. 


Di tempat terpisah, Amat (32), penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Dusun I Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin mengatakan, sampan nelayan sudah dua hari tidak melaut membuat harga ikan naik.


"Yang dimana pada saat banyak sampan melaut dan mendapat ikan, kita para pedagang menjual ikan Gembung sekitar Rp20 ribu per kilo, namun pada saat sekarang selain angin kencang ikan pun juga susah didapat membuat harga ikan naik mencapai Rp30 ribuan per kilo bahkan lebih." (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update