Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Cegah Stunting, Begini Saran Wakil Ketua TP-PKK Pasbar

Jumat, 11 Februari 2022 | 18:41 WIB Last Updated 2022-02-11T11:42:06Z

Wakil Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Fitri Risnawanto, meninjau Posyandu.

Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), terus melakukan monitoring dan evaluasi Posyandu. 


Kali ini, Jumat (11/2/2022) tim menuju Posyandu mawar 5 Jorong Kemajuan Koto Panjang, Kecamatan Talamau. Tim menekankan jika pencegahan stunting sendiri dimulai dari calon ibu atau menjelang pernikahan. 


Tim yang dipimpin Wakil Ketua PKK Ny. Fitri Risnawanto, langsung melihat kegiatan posyandu yang dilakukan kader setempat. Mulai dari meja pendaftaran, penimbangan, dan pencatatan. Instansi terkait yang turun, yakni Dinas Sosial, DPMN, Dinas Kesehatan, dan Bappeda. 


"Kita turun ini untuk mencek, apakah alat timbang akurat, alat tinggi badan apakah sudah benar pengukurannya. Juga mencek jumlah sasaran. Nanti di bulan penimbangan massal dan pemberian vitamin A ini, akan kita evaluasi. Dan, data akan kita kumpulkan dahulu," kata Fitri Risnawanto.


Ia juga menjelaskan jika di Posyandu Mawar 4 merupakan Posyandu yang terintegrasi dengan BKB (Bina Keluarga Balita) serta Paud. Tujuan agar anak di Pasaman Barat ini terpantau.


"Sebenarnya kita sudah membuat program  untuk mencegah stunting ini, mulai dari calon ibu. Bagaimana calon ibu melahirkan generasi yang tidak akan stunting,"katanya.


Jika sudah lahir, lanjut Fitri Risnawanto, bagaimana nanti bayi tersebut tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Mulai dari tinggi badan, berat badan. Sebab, jika sudah mendekati stunting atau sudah mengalami stunting, obatnya tidak ada. Makanya perlu dilakukan pencegahan dini, sehingga prevalensi stunting tidak ada lagi.


Di Posyandu Mawar 4 sendiri ada jumlah bayi sebanyak 14 orang, balita 50 orang dan ibu hamil 8 orang. Untuk ibu hamil ini, juga harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak.


"Di setiap Posyandu itu kan ada ibu hamil. Maka kita minta kepada kader posyandu, jorong hingga semua stakeholder yang terkait, untuk lebih memperhatikannya. Sesuai dengan standar mencek kondisi ibu hamil tersebut, agar anaknya nanti tumbuh sesuai dengan standar dan tidak stunting," katanya.(robi)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update