Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Pdg.Pariaman Bawa Rombongan Besar, Sekaligus Bantu Korban Gempa Pasbar

Senin, 28 Februari 2022 | 13:57 WIB Last Updated 2022-03-03T03:46:37Z

Bupati Suhatri Bur dan sejumlah kepala daerah lainnya bantu korban gempa Pasbar.
 

Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Pasca gempa bumi yang terjadi Jumat 25 Februari lalu, berbagai instansi dan lembaga serta ormas/LSM berbondong-bondong datang ke Pasaman Barat. guna menunjukkan kepedulian mereka untuk membantu saudara yang tertimpa musibah. 


Tidak terkecuali Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur bersama 5 kepala daerah yang berasal dari PAN dan Ketua DPW PAN Sumbar, Indra Dt. Rajo Lelo, pada Minggu (27/2) lalu, melakukan kunjungan bersama ke lokasi korban gempa di tenda pengungsian di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat di Simpang Empat, sekaligus melakukan peninjauan ke Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.


Kedatangan rombongan disambut langsung  Bupati Pasaman Barat, H. Hamsuardi di Posko Utama Tanggap Darurat di halaman kantor bupati.


Dalam kesempatan itu, Bupati Suhatri Bur menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas bencana gempa bumi yang menimpa dunsanak di Pasaman Barat dan sekitarnya. Ia juga menyerahkan langsung bantuan berupa sembako dan logistik kepada Hamsuardi. 


Kemudian rombongan menuju Nagari Kajai untuk melihat kondisi bangunan rusak dan kesiapan dapur umum yang sudah hadir di lokasi sejak kemarin.


"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, kami ikut merasakan penderitaan dunsanak di sini. Karena itu kami berkunjung untuk menghibur dan memberikan sedikit bantuan, mudah-mudahan bermanfaat bagi dunsanak menjelang situasi normal kembali", ungkap Suhatri Bur.


Bantuan yang diserahkan tersebut berupa sembako, obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) serta bahan logistik. Di samping itu, juga ada bantuan bentuk lain yang disediakan Dinsos P3A, berupa tenda dapur umum dan tenda posko pengungsi yang disediakan BPBD Kabupaten Padang Pariaman.


Ikut mendampingi Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Yusrita Suhatri Bur, Sekretaris DPRD Armen Rangkuti, Kadis Kesehatan Yutiardy Riva'i, Kadis Dukcapil M. Fadhly, Kalaksa BPBD Budi Mulya, Kadis Dagnakerkop dan UKM Dewi Roslaini, 


Kemudian, juga Kepala Bapelitbangda Ali Amran, Kadis Kominfo Zahirman, Kadis Perhubungan Rifki Monrizal, Direktur RSUD Padang Pariaman dr. Jasneli, MARS, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A, Salmi, serta para Kabid dan Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman.


Dalam kunjungan itu, selaku Ketua DPD PAN Kabupaten Padang Pariaman Suhatri Bur didampingi anggotanya dan juga menyerahkan bantuan. Adapun bantuan yang berasal dari DPD PAN Kabupaten Padang Pariaman dan Fraksi PAN DPRD Padang Pariaman, diantaranya adalah beras sebanyak 1 ton, indomie 25 dus, minyak goreng 2 dus dan gula 10 Kg. 


Hadir dalam kesempatan Ketua DPW PAN Sumbar, H. Indra Dt. Rajo Lelo, SE, MM. yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Sumbar, Ketua DPP PAN, Epyardi Asda yang juga menjabat Bupati Solok, Ketua DPD PAN Kabupaten Agam Andri Warman yang juga sebagai Bupati Agam dan Wakil Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi dan Bendahara DPD PAN Kabupaten Padang Pariaman, Dedi Salim beserta pengurus lainnya.


Rombongan tersebut, juga membawa berbagai jenis bantuan yang akan diserahkan di lokasi bencana, diantaranya satu ton beras, sembako, obat-obatan medis dan bantuan berupa dana sebanyak Rp. 100 juta. Disamping itu, Bupati Solok juga menyediakan 2 mobil ambulans  lengkap dengan perawatnya dan 2 unit alat berat eksavator beserta personil relawan.


Diketahui, peristiwa gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter itu, terjadi pada Jumat 25 Februari lalu, telah menyebabkan 11 orang meninggal dunia, 4 orang hilang dan 43 luka berat, 388 orang luka ringan. Sementara untuk kerusakan harta benda, sebanyak 400 rumah rusak berat, 1000 rusak ringan, 14 sarana pendidikan dan 2 rumah ibadah hancur, serta penduduk yang mengungsi sebanyak 13.000 jiwa. (sgr)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update