Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 27 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.841 21 101.470 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pacah Talua! Gubernur Sumbar Lepas Jemaah Umroh Pasca Pandemi

Sabtu, 29 Januari 2022 | 13:47 WIB Last Updated 2022-01-29T06:48:58Z

Sebelum bertolak ke tanah suci Mekah, jemaah umroh doa bersama.

 

Padang, Rakyatterkini.com -Untuk pertama kalinya pasca pandemi Covid-19, alias pacah talua, Provinsi Sumbar, kembali melepas rombongan jemaah umroh ke tanah suci Mekkah, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (29/1/2022).


Sebanyak 73 jemaah umroh dari Rizkia Tour & Travel dilepas secara resmi oleh orang wahid ranah Minang itu. Pelepasan ditandai dengan pengalungan syal kepada Nur Asmi (72), salah seorang jemaah yang telah bersabar menunggu keberangkatan sejak Maret 2020 silam.


Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan rasa sukacita telah dibukanya kembali penerbangan ke tanah suci pada 8 Januari lalu.


"Alhamdulillah, keinginan masyarakat untuk umroh bisa kembali terlaksana. Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya ucapkan selamat dan terimakasih pada Rizkia Tour. Semoga perjalanan jemaah ke tanah suci lancar, diberkahi dan mabrur," ujar Mahyeldi.


Tak lupa gubernur juga mohon kepada jemaah untuk mendoakan keberkahan untuk Sumbar dan Indonesia di tempat-tempat mustajab di tanah suci, agar terhindar dari musibah.


"Mohon doanya di tempat mustajab. Insya Allah siang ini kita juga kedatangan Dubes Arab Saudi yang berkunjung selama empat hari ke Sumbar. Semoga hubungan Sumbar dengan Timur Tengah dan juga investasi jadi lebih baik dan lancar," tambah gubernur.


Pimpinan Rizkia Tour & Travel Arbi Thalib, menyebut, selain jemaah asal Sumbar, disaat bersamaan juga diberangkatkan jemaah asal Riau dengan total jumlah 172 orang jemaah. 


"Alhamdulillah, sejak izin penerbangan dibuka 8 Januari, kita yang perdana berangkat dari Sumbar. Untuk persiapan tidak ada perbedaan, hanya ada tambahan syarat vaksin dan PCR serta karantina selama 8 hari. 1 hari sebelum keberangkatan dan 7 hari sepulang nanti," jelas Arbi.


Salah seorang jemaah asal Payakumbuh, Adam Begading (60) mengaku sangat bahagia ketika mendapat kabar penerbangan umroh telah dibuka kembali. Kesabarannya menanti selama dua tahun akhirnya berbuah manis.


"Terharu, bercucuran air mata, Alhamdulillah akhirnya bisa berangkat ke tanah suci setelah menunggu hampir 2 tahun," katanya. (yas)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update