Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Berkunjung ke SMAN I LND, Anggota DPRD M Guntara Perjuangkan Dana Bos Daerah

Senin, 31 Januari 2022 | 11:40 WIB Last Updated 2022-01-31T06:26:00Z

Anggota DPRD Pasaman Barat, M Guntara saat berkunjung ke SMAN 1 Luhak Nan Duo.


Pasbar, Rakyatterkini.com - Anggota Komisi I DPRD Pasaman Barat Muhammad Guntara, berupaya memperjuangan peningkatan sarana dan prasarana SMA Negeri Pasaman Barat melalui dana biaya operasional siswa (Bos)


"Insya Allah nanti kita akan berjuang melalui Banggar DPRD, agar kekurangan sarana dan prasarana di SMAN 1 Luhak Nan Duo ini dan seluruh SLTA di Pasbar akan diakomodir melalui bos daerah," kata Muhammad Guntara saat berdialog dan bersilaturahmi dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Luhak Nan Duo, Kusuma Winanto dan jajaran majelis guru di sekolah tersebut, Senin 31 Januari 2022. 


Silaturahmi Guntara dan jajaran ke sekolah itu didampingi tokoh pemuda setempat yang peduli pendidikan, Yunis Andi, dan wartawan praktisi pendidikan Junir Sikumbang. Guntara bertindak sebagai pembina upacara bendera di sekolah tersebut. 


Dia memotivasi siswa agar terus belajar dengan giat untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Meski masa pandemi Covid-19 tetapi harus  semangat untuk belajar.


Menurut Guntara, peningkatkan kualitas sekolah SMAN  di Pasaman Barat saat adalah harga mati.


"Tidak mungkin kualitas sekolah kita meningkat dengan cara gratis. Artinya, ada harga ada kualitas, dan tidak mungkin semua fasilitas mampu ditanggung pemerintah," tukas Guntara.


Artinya, meski SMAN secara nomenklatur berada di bawah nauangan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, tetapi pemerintah daerah wajib 'mengintervensi' meningkatkan kualitas pendidikan di Pasaman Barat, salah satunya melalui dana bos daerah.


"Yang sekolah di sini putra-putri daerah kita, kalau sekolah kita bagus dan unggul pasti orangtua mereka tak menyekolahkan anaknya ke luar Pasbar, seperti SMA Cendikia Agam, SMA Padang Panjang, atau SMA Unggul Lubuk Sikaping dan sekolah lainnya di Sumbar," katanya.


Guntara berkeinginan Pasaman Barat memilki sekolah unggulan yang bisa dibanggakan dan diandalkan yang bisa mencetak kader pemimpin masa depan yang baik serta mewujukan mimpi mereka jadi orang sukses.


"Kalau sekolah kita unggul tentu juga akan memudahkan siswa untuk memilih perguruan tingga favorit mereka. Dengan begitu mereka akan mudah menggapai masa depan mereka yang lebih cerah," ungkap Guntara.


Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat, Kusuma Winanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan anggota DPRD Pasaman Barat M.Guntara dan rombongan yang juga ikut membantu pembangunan musholla sekolah tersebut.


"Terima kasih atas kunjungan dan bantuan anggota DPRD Muhammad Guntara, semoga jadi ladang amal, karena saat sekolahnya memang sedang membangun rumah ibadah," kata dia.


Sebelumnya sekolah ini juga telah dibangun sarana dan prasarananya melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir) tiga orang anggota DPRD Provinsi Sumbar, untuk membangun WC, ruang belajar, dan jalan rabat beton.


Dia menyebut saat ini sekolah yang dia pimpin kekurangan labor TIK tiga ruangan, sementara yang ada baru satu lokal. Sehingga siswa kesulitan untuk ujian TIK, sehingga harus meminjam lokal dengan jumlah 122 unit komputer yang ada. 


Saat ini antusias siswa untuk masuk ke SMAN 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat ini cukup tinggi. Saat ini saja sudah ada 884 siswa dengan 27 rombongan belajar (Rombel).


Ditanya soal tenaga pengajar masih kekurangan sejumlah guru mapel diantaranya guru agama, penjas, yang didominasi guru honorer.  "Kita masih banyak guru honorer tidak seberapa yang ASN, mudah-mudahan ke depan ada tambahannya, " harap Kusuma Winanto.  (junir Sikumbang)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update