Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 3 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.828 45 101.434 2.349
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Berkumandang HPN 2022 dari Puncak Gunung Latimojong Sulawesi

Senin, 31 Januari 2022 | 13:47 WIB Last Updated 2022-01-31T06:51:17Z

Berkumandang HPN 2022 dari Puncak Gunung Latimojong Sulawesi
 

Sulawesi Selatan, Rakyatterkini.com - Dari Puncak Gunung Latimojong Sulawesi menggema serta berkumandang HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Para pendaki gunung, pasti mengenal nama Gunung Latimojong. Gunung di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan itu, yang menyajikan pendakian nan menantang.


Namun di baliknya, terselip pemandangan yang sangat indah akan membuat siapa saja sangat terpesona. 


Gunung Latimojong merupakan adalah salah satu gunung tertinggi di Indonesia yang masuk dalam kategori tujuh gunung tertinggi (Seven Summits of Indonesia). 


Gunung ini memiliki banyak puncak yaitu, Puncak Sikolong, Buntu Sinaji, Bajaja, Nenemori, Latimojong, dan Rante Kambola. 


Namun terdapat puncak yang paling tinggi berada di 3.478 mdpl yang dikenal dengan sebutan Rante Mario.


Ke gunung ini, para pendaki dapat memulai jalur dari Dusun Karangan, Enrekang. Namun, untuk sampai ke desa itu, terlebih dulu harus melewati jalur pendakian yang cukup menantang sekitar 2-4 jam perjalanan, tergantung cuaca dengan jarak tempuh sekitar 27 kilometer.


Disarankan, jika ingin ke Gunung Latimojong sebaiknya datang pada saat musim kemarau.


Hal senada diungkapkan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Dar Edy Yoga yang berkesempatan mendaki Gunung Latimojong, pada Kamis (27/1).


"Gunung Latimojong merupakan salah satu gunung tersulit untuk didaki. Dibutuhkan fisik dan mental yang kuat untuk dapat menggapai puncaknya," ujar Dar Edi Yoga, Sabtu (29/1/2022).


Yoga mengatakan, jalur pendakian yang sangat ekstrem membutuhkan keterampilan untuk rock climbing dan repling.

 

"Tebing vertikal harus dilalui, apalagi dengan jurang yang dalam di sisinya. Dibutuhkan waktu 3 hari 2 malam untuk mendaki gunung ini," katanya.


Bersama dua orang wartawan lainnya, Onaria Fransisca dan Wariani Krishnayanni, total waktu 17 jam dibutuhkan untuk sampai di puncak.  


"Ketika kami mencoba mendaki hingga puncak dibutuhkan waktu total 17 jam di luar istirahat (bermalam). Dan untuk turunnya pun dibutuhkan waktu 16 jam," ucap Onaria.


Gunung ini tak pernah sepi dari aktivitas pendakian. Sepanjang perjalanan, banyak berpapasan dengan pendaki lainnya, dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia.


Dari puncak Gunung Latimojong, Dar Edi Yoga, Onaria Fransisca dan Wariani Krishnayanni mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2022. 


"Selamat Hari Pers, Dari Latimojong Kita Sukseskan HPN 2022 di Kendari," tandasnya. (yas)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update