Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Amankan Nataru, Polres Sijunjung Turunkan 400 Personel Gabungan

Jumat, 24 Desember 2021 | 06:58 WIB Last Updated 2021-12-23T23:58:50Z

Bupati Sijunjung, Beny Dwifa Yuswir berikan keterangan.

Sijunjung, Rakyatterkini.com - Pengamanan Natal dan Tahun baru (Nataru) Polres Sijunjung menurunkan 400 personel.


Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi, menuturkan personel terdiri 200 Polri, 50 TNI, 150 tim gabungan.


Masyarakat diminta untuk tetap menghindari kerumunan di manapun berada karena dapat memicu munculnnya klaster baru. Kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, serta pastikan sudah divaksin.


"Bagi yang belum divaksin, agar segera ke tempat-tempat (gerai) vaksin yang telah disediakan pemerintah," imbaunya. 


Bupati Sijunjung, Beny Dwifa Yuswir menyampaikan, pihaknya akan terus mengawasi protokol kesehatan. 


"Dalam momentum Ops Lilin 2021 kali ini, titik fokus kita masih mengawal protokol kesehatan, maksimalisasi vaksinasi, serta stabilitas kamtibmas. Seiring dengan itu segenap komponen masyarakat diharapkan berkontribusi menciptakan situasi yang kondusif, "ujar Beny.


Diperayaan Natal, Pemkab Sijunjung bersama Forkompinda tidak akan memberikan izin kepada warga yang hendak merayakan Natal di Sijunjung. Plus momntum ini di bawah pengawasan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). 


Operasi Lilin 2021 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, yakni 24 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022. Rentang waktu itu diharapkan situasi terkendali aman, kondusif, tanpa ada gangguan. 


Menyangkut operasional tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Sijunjung masih dibuka untuk umum dengan tetap menjaga ketentuan protokol kesehatan, serta mewajibkan pengunjung telah bersertifikat vaksin.


"Kita akan buka tempat wisata di Sijunjung, dengan ketentuan pengunjung harus bersertifikat vaksin Covid-19," ucapnya. (yos)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update