Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Rumah Dinas Ketua DPRD Digembok? Sekda: 'Tidak ada Penggembokan'

Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:06 WIB Last Updated 2021-08-03T07:06:14Z
Sekda Solok, Edisar memberikan keterangan terkait rumah dinas ketua DPRD.

Solok, Rakyatterkini.com - Penggembokan rumah dinas Ketua DPRD Kabupaten Solok di Arosuka membuat heboh. Apalagi informasi ini beredar dengan cepat di WA Grup dan media online.


Mendapatkan informasi tersebut, Plh Sekda Edisar, didampingi sejumlah staf meninjau lokasi, Senin 2 Agustus dan menemukan tidak ada penggembokan, apalagi penyegelan rumah dinas ini. 


“Kebetulan gembok atau kunci rumah dinas ini baru diganti karena gembok yang lama telah rusak,” jelas Kabag Umum Sekretariat DPRD Nofrizal.


“Tidak ada penggembokan atau penyegelan rumah dinas ketua DPRD sama sekali,” ujar Edisar. 


Edisar didampingi Sekwan Mulyadi Marcos, Kaban Barenlitbang Erizal, Kadis Kominfo Deni Prihatni, Kasat Pol PP  Alkamra, Kakan Kesbangpol Agus Rostamda dan Kabag Umum Sekretariat DPRD Nofrizal mengecek langsung kondisi rumah dinas tersebut. 


Edisar menjelaskan, rumah dinas ketua DPRD ini, sedang kosong dan ketua DPRD tidak menghuni rumah tersebut sampai saat ini. Sementara bagian sekretariat baru saja menukar dan memperbaiki gembok yang rusak. 


“Bupati, wakil bupati dan sekda maupun sekretariat DPRD tidak pernah menyegel atau menggembok rumah dinas ketua DPRD,” ujar Edisar.


Kemungkinan petugas atau Satpol PP yang sedang bertugas di rumah dinas tersebut pergi makan siang atau ada keperluan lain, sehingga pada saat Ketua DPRD datang tidak menemui satu orang pun di lokasi. Jadi tidak benar, staf yang bertugas di rumah dinas ini ditarik. Mereka tetap bertugas di rumah dinas tersebut.


Edisar berharap, jurnalis yang akan membuat berita lakukan investigasi atau cek and rechek  terlebih dahulu, dan diklarifikasi kepada pihak terkait agar informasinya benar. Jangan sampai membuat kegaduhan di tengah masyarakat. (*/lk)




×
Berita Terbaru Update