Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Solsel Bangun 54 Unit Rumah MBR, Bupati dan Wabup Letakan Batu Pertama

Jumat, 06 Agustus 2021 | 21:22 WIB Last Updated 2021-08-06T14:22:10Z
 Bupati dan wabup letakan batu pertama.


Padang Aro, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan  melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perumkim&LH) melaksanakan program hibah pembangunan rumah swadaya masyarakat dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah.


Hari ini, pekerjaan 54 unit Rumah Swadaya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di tiga kenagarian yakni Nagari Persiapan Lubuk Gadang Barat (Sangir), Bomas Koto Baru, dan Pasir Talang Selatan (Sungai Pagu) mulai dilaksanakan. 


Program tersebut merupakan bantuan peningkatan kualitas DAK perumahan tahun 2021 melalui program Bantuan Rumah Swadaya Pembangunan Baru (PB).


Pelaksanaan program tersebut diawali dengan peletakan batu pertama serta penyerahan SK kelompok penerima manfaat oleh Bupati Solok Selatan Khairunas beserta Wakil Bupati Yulian Efi di tiga Kenagarian yang menjadi titik lokasi program tersebut, Jumat 6 Agustus 2021.


Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan program penyediaan rumah swadaya ini diupayakan dan akan terus diperjuangkan, dari berbagai sumber dan juga bantuan-bantuan lainnya.


Senada dengan itu, Wakil Bupati Yulian Efi mengatakan pembangunan rumah swadaya merupakan program pemerintah yang juga menjadi bagian dari visi misi bupati dan wakil bupati, dan akan terus diperjuangkan. 


Sementara itu, Plt. Kadis Perumkim&LH, Novi Hendrik, didampingi Kabid Perumahan dan Permukiman Alvino Sendra mengatakan Setiap rumah yang dibangun melalui DAK perumahan dibantu Rp20 juta dengan kriteria masyarakat berpenghasilan rendah dan sudah terdata di aplikasi pendataan by name by address secara elektronik


Sedangkan untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Pemkab masih menunggu kuota Nagari penerima dari pemerintah pusat. 


Dan adapun mekanismenya, menjelaskan, bahwa pemilik rumah atau penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar 20 Juta rupiah dengan rincian Rp 17,5 juta berupa bahan atau material dan 2,5 juta untuk upah tukang.


Dijelaskan juga bahwa 2020, program serupa juga telah tuntas dilaksakan pada 5 kenagarian, sebanyak 100 unit pembangunan baru dengan dana bantuan Rp35 juta setiap rumahnya, yakni Pakan Rabaa Tengah, Dusun Tangah, Lubuk Gadang, Talunan Maju, Alam Pauh Duo.


Untuk  2022, program pembangunan rumah swadaya ini telah diusulkan untuk 20 nagari, dimana masing-masing nagari mendapatkan 20 rumah, dengan sistem sharing pembiayan. (sistem sharing pembiayaan ini menunggu regulasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah) 


Salah seorang penerima bantuan di Bomas Susriadi mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang mereka terima. Suami dari Darniati tersebut memiliki 3 orang anak, dan telah menikah sehak 1997 silam. (alwis)




×
Berita Terbaru Update