Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 29 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
68.074 11.450 55.179 1.445
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Polemik Pilwana Kambang Timur, Pelantikan Afriyalmi Ditunda

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:46 WIB Last Updated 2021-07-22T08:46:26Z
 Polemik pilwana Kambang Timur, pelantikan Afriyalmi ditunda. 


Painan, Rakyatterkini.com - Polemik Pilwana di Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat masih menghangat. Imbasnya pelantikan Afriyalmi sebagai peraup suara terbanyak harus ditunda sementara waktu.


"Konsiliasi menemukan jalan buntu, tidak ada titik terang, dan kami meminta pelantikan Afriyalmi ditunda," kata Irwendi calon nomor urut 1 pada Pilwana Kambang Timur usai gelaran konsialiasi di ruang pertemuan kantor Camat Lengayang, Rabu 21 Juli 2021.


Ia menyebut, pihaknya baru akan menerima, jika praktik yang melanggar Perbup Nomor 21 Tahun 2016 dalam pelaksanaan Pilwana diusut, dan dilakukan pemilihan ulang di enam TPS.


Ia mengatakan kemenangan yang raih Afriyalmi pada ajang tersebut tidak benar karena terdapat sejumlah kesalahan yang dilakukan, diantaranya ada yang memilih menggunakan KTP, dan lainnya.


"Harapannya tentu tidak sekadar menemukan aktor intelektual, namun penerapan sanksi juga kami tunggu sehingga kejadian seperti ini tidak kembali terulang baik itu di Nagari Kambang Timur, dan nagari lainnya di Pesisir Selatan," katanya.


Selain itu, kegiatan yang digelar terkesan mengada-ngada karena pada 12 Juli 2021, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar telah menerbitkan surat perihal Penyampaian Hasil Keputusan Pilwana Kabupaten Atas Laporan Keberatan Calon Wali Nagari Kambang Timur nomor urut 1, Irwendi.


Salah satu poin pada surat itu menyebut bahwa seluruh tahapan pelaksanaan pilwana Kambang Timur sudah terlaksana sesuai dengan Peraturan Bupati Pesisir Selatan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari.


"Jika sudah sesuai kenapa pertemuan ini masih digelar, ini pertanyaan terbesar bagi kami masyarakat Kambang Timur," katanya. (baron)




×
Berita Terbaru Update