Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Sumbar Kukuhkan Yayasan Waqaf Saniang Baka Berkah

Sabtu, 03 Juli 2021 | 10:53 WIB Last Updated 2021-07-03T03:53:48Z
Gubernur Sumbar, Mahyeldi kukuhkan Yayasan Waqaf Saniang Baka Berkah.

Solok, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menilai pembentukan Yayasan Waqaf yang dikelola oleh nagari sangat tepat dilakukan untuk membantu mengokohkan sendi-sendi sosial kemasyarakatan di tataran pemerintahan terendah itu. 


"Ini sejalan dengan semangat kembali ke nagari untuk memperkuat sendi-sendi agama dan budaya agar tidak terkikis oleh zaman, "katanya saat mengukuhkan Yayasan Saniang Baka Berkah di Masjid Raya Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat 2 Juli 2021.


Gubernur mengatakan jika ingin memperbaiki dan menguatkan Minangkabau dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah maka perkuat nagari, karena semua unsur dan komponen menyatu dalam  nagari.


Yayasan Waqaf yang dikelola oleh nagari juga menjadi salah satu cara untuk memperkuat nagari karena manfaat yang diperoleh nantinya bisa dimanfaatkan untuk membantu anak nagari.


"Ini adalah kekuatan. Seandainya apa yang telah dimulai oleh Saniang Baka ini dilakukan pula di nagari-nagari lain, maka Sumbar juga akan lebih kuat," katanya.


Mahyeldi mengatakan sejak masa perjuangan dulu, tokoh-tokoh besar yang kemudian dikenal hingga dunia internasional awalnya bermula di nagari.


"Tidak kurang dari 2000 orang tokoh pejuang berasal dari Minangkabau. Potensi yang tertulis dalam sejarah itu diharapkan bisa dibangkitkan kembali saat ini. Dengan harapan itulah maka nagari perlu diperkuat," katanya.


Mahyeldi mengapresiasi inisiatif dari masyarakat nagari Saniang Baka tersebut dan berpesan agar yayasan itu benar-benar bisa memberikan manfaat pada anak nagari. (adpim)




×
Berita Terbaru Update