Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 29 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
68.074 11.450 55.179 1.445
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Warga Pandan Baru, Solok Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 19 Juni 2021 | 19:46 WIB Last Updated 2021-06-19T13:11:57Z

Korban Refmon Bey.


Solok Kota, Rakyatterkini.com - Refmon Bey, 58 warga Pandan Baru, Kota Solok yang ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bekas digorok di kamarnya, Jumat 18 Juni 2021 menyedihkan hati keluarga korban.


Kini, pihak keluarga mendesak Polres Solok Kota bertindak cepat untuk  mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan ayah mereka.


Dengan rasa sedih, penuh luka lara dan pilu hati atas kematian ayah karena dibunuh orang biadab keji dan tak punya belas kasihan serta tak punya rasa perikemanusian. 


"Mohon kepada polisi Polresta Solok cepat mengungkap kejadian dan menangkap pelakunya, "pilu Putri setelah melihat dan mengetahui Ayah korban dibunuh.


Dari keterangan Putri kepada Kasat Reskrim Polres Solok, AKP Evi Wansri kronologis kejadian, Putri melihat dan mengetahui ayahnya sudah tak bernyawa di tempat tidur kamar dengan bekas luka di leher korban.


Saat membuka daun pintu hendak menghampiri ayahnya di kamar, banyak darah berceceran di lantai dan di atas tempat tidur.


Melihat pemandangan tersebut, Putri terkejut dan berteriak histeris minta tolong. Mendengar suara minta tolong maka warga di sekitar rumah berdatangan dari berbagai pelosok guna melihat dari dekat keadaan korban.


Dari keterangan Putri kepada pihak kepolisian sehari sebelum kejadian, pengusaha pengembang perumahan ini sempat bercerita bahwa korban sedang terlilit utang. Namun dengan siapa korban berutang, Putri tidak pula mengetahui dan tidak pula menanyakan kepada ayahnya.


Korban dikabarkan juga sudah pisah ranjang dengan istrinya, namun tidak bercerai. Sehari sebelum kejadian, Kamis pada pukul 21.00 WIB, istri korban dikabarkan juga ke rumah menemui anaknya. (zal)




×
Berita Terbaru Update