Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 29 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
68.074 11.450 55.179 1.445
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tol Sumbar-Riau Masih Terkendala, Entah Kapan Dimulai Lagi

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:43 WIB Last Updated 2021-06-16T10:43:47Z
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, didampingi Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, tinjau tol seksi Padang-Sicincin.



Padang Pariaman, Rakyatterkini.com -  Pembangunan tol Sumatera Barat-Riau sudah dimulai sejak 2017, namun hingga kini masih terkendala, entah kapan dimulainya lagi.


Secara keseluruhan jalan tol Sumbar-Riau ditargetkan beroperasi pada 2025, atau terlambat dari rencana awal yakni 2023.


Pembangunan dengan anggaran Rp78 triliun ini dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (persero) melalui perjanjian pengusahaan jalan tol yang ditandatangani pada 11 Oktober 2017.


Trayek Padang Pariaman terkendala pengadaan jalan tol ruas Padang-Pekanbaru seksi Kapalo Hilalang, Sicincin, Lubuk Alung.


Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy menegaskan Pemkab Padang Pariaman untuk segera menyikapi dan menyelesaikan permasalahan tersebut.


Pihaknya menginginkan agar pengadaan jalan tol itu dapat segera diselesaikan, terutama terkait masalah pembebasan lahan dan proses ganti kerugian tanah yang digunakan untuk pembangunan tol tersebut.


"Jika ada permasalahan yang ditemukan di lapangan saya harapkan semoga dapat diselesaikan secara bersama dan secepatnya, sehingga pembangunan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan."


Menanggapi permintaan Wagub, Bupati Padang Pariaman mengatakan dengan segera melakukan percepatan pengadaan jalan terutama terhadap pembebasan lahan yang masih belum terselesaikan dan akan mengusahakan secepatnya sehingga pembangunan tol ini dapat diselesaikan sesuai dengan target yang direncakan.


“Kami juga telah meminta kepada camat dan wali nagari yang daerahnya dilalui oleh tol ini untuk mengawasi dan mencari tahu apa saja permasalahan yang terjadi di masing-masing nagari dan kecamatan dalam proses pengadaan jalan tol ini. (sgr)




×
Berita Terbaru Update