Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Inspektorat Padang Pariaman Audit Kinerja dan Ketaatan OPD

Senin, 07 Juni 2021 | 18:04 WIB Last Updated 2021-06-07T11:04:03Z
Inspektorat Padang Pariaman audit opd.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pengawasan rutin yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman sesuai keputusan bupati tentang Program Kerja Pengawasan Tahunan Berbasis Risiko Tahun Anggaran 2021.

 

Berdasarkan keputusan tersebut Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman melakukan audit kinerja dan ketaaatan di beberapa sekolah, puskesmas, perangkat daerah dan kecamatan. 


Pelaksanaan audit kinerja dilakukan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman, penugasan dilaksanakan selama 15 hari kerja untuk menilai kinerja Perangkat Daerah selama tahun 2020.


“Hari ini, kita entry brifing audit kinerja pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Tim inspektorat terdiri dari 6 orang dan tadi diterima langsung oleh Bapak Kadis dan jajarannya, ”kata Inspektur Hendra Aswara di Kantor Distan dan KP, Senin 7 Juni 2021.


Audit kinerja, kata Hendra, dilakukan untuk menguji kesesuaian program dan kegiatan dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan. 


“Dokumen yang kita perlukan sedang disiapkan oleh Dinas dan kemudian kami tuangkan dalam kertas kerja audit, ”ujar jebolan STPDN Angkatan XI itu. 


Program pertanian, merupakan program prioritas dalam pemulihan ekonomi Covid-19 sebagai disampaikan Presiden RI saat Rakorwasnas baru-baru ini. 


“Untuk Sumbar disebutkan ada dua prioritas program yaitu lumbung pangan pertanian dan pariwisata. Jadi APIP mengawal program tersebut dengan dukungan seluruh stakeholrders” ujar mantan Kadis Perizinan itu. 


Audit kinerja pada dinas pertanian dan ketahanan diharapkan menjadi bahan evaluasi dan masukan terhadap pemerintah daerah dalam menetapkan kebijakan pada tahun anggaran 2022 nanti. 


“Kita punya komoditi unggulan seperti durian dan kelapa. Semoga ini bisa diolah dan dipasarkan ke dalam dan luar negeri, ”timpal Hendra. (sgr)




×
Berita Terbaru Update