Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Naik 700 Persen, Program BPM KOTAKU Sawahlunto Dapat Anggaran 7,4 Miliar

Sabtu, 29 Mei 2021 | 22:17 WIB Last Updated 2021-05-29T15:17:11Z
Kepala DPKP2LH, Adrius Putra mewakili Wako Sawahlunto Deri Asta, melaunching program BPM KOTAKU.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) bukanlah program yang baru bagi Sawahlunto. Program ini sudah bergulir semenjak 2006 dan sudah beberapa kali berganti nama.


Mulai dari P2KP, PLPBK, PNPM Mandiri Perkotaan dan sekarang  menjadi KOTAKU.


Program ini berdampak sangat baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat, terutama sekali dimasa pendemi Covid -19 ini, program KOTAKU ini berpotensi kembali mendorong bangkitnya perekonomian masyarakat di pedesaan dan kelurahan.


Walikota Sawahlunto Deri Asta, melalui Kepala DPKP2LH, Adrius Putra yang mewakili walikota saat launching dan sosialisasi Program KOTAKU ini, Kamis, 27 Mei 2021 yang lalu di Desa Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang Sawahlunto.


Tahun 2020 Sawahlunto mendapatkan 1 paket program KOTAKU ini senilai 1 Miliar, yang difokuskan pada peningkatan usaha masyarakat dibidang pengembangan minyak Atsiri dari serai wangi, pembangunan jalan usaha tani, rumah produksi dan teraphy. Alhamdulillah program ini dapat kita laksanakan sesuai target, terang Deri Asta.


Untuk tahun 2021 ini Sawahlunto mendapatkan anggaran 7,4 Miliar, ada kenaikan 700 persen, lanjutnya, ini adalah sebuah prestasi dan kepercayaan pusat kepada kita masyarakat Sawahlunto.


"Jangan kita lalaikan kepercayaan pemerintah pusat ini, jangan sampai ada oknum yang menyelewengkan dan bermain - main dengan amanah ini." 


Jangan sampai diujung kegiatan ini ada kepala desa/kelurahan harus berurusan dengan aparat hukum, karena program ini diawasi dan dimonitoring oleh BPK juga.


"Untuk itu kepala desa/kelurahan harus transparan dan melibatkan semua komponen masyarakat yang ada di desa dan kelurahan, karena masyarakat juga punya hak untuk mengawasi jalannya program ini yang dilaksakan dengan sistem padat karya,sehingga lebih banyak masyarakat yang terlibat dan mendapatkan manfaat dari program ini, "tegas Deri Asta.


Berdasarkan SK Mentri PUPR, Nomor: 177/KPTS/M/2021, Sawahlunto mendapatkan 3 kategori, untuk 13 desa/kelurahan.


Kategori 1, bantuan pemerintah untuk masyarakat KOTAKU Reguler, nominal 1 Miliar masing-masingnya Desa Bukik Gadang dan Desa Tumpuk Tangah, Kecamatan Talawi.


Kategori 2, BPM KOTAKU Peningkatan Penghidupan Berkelanjutan, nominal 1 Milyar masing - masingnya Desa Silungkang Oso,  Desa Kubang Tangah dan Desa Sikalang.


Kategori 3, BPM KOTAKU Padat Karya Tunai/ Cash For Work, masing - masingnya 300 juta untuk Desa Taratak Bancah, Desa Silungkang Duo, Desa Kubang Utara Sikabu, Desa Lunto Timur, Desa Kolok Mudiak, Desa Kolok Nan Tuo, Desa Datar Mansiang dan Kelurahan Aur Mulyo. (Ris1)




×
Berita Terbaru Update